Ikuti Kami

Legislator Banteng Baubau Fokus Perjuangkan Pendidikan Lewat PIP

"Tahun ini akan diusahakan kembali agar biaya pendidikan tidak lagi menjadi beban bagi para orang tua murid."

Legislator Banteng Baubau Fokus Perjuangkan Pendidikan Lewat PIP
Anggota DPRD Kota Baubau Dapil I dari PDI Perjuangan, Asa'ad Adi Karim ST., saat melaksanakan reses masa sidang III bersama warga Kelurahan Nganganaumala, Lanto dan Kaubula, Jumat (11/9/2026).

Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPRD Kota Baubau Dapil I dari PDI Perjuangan, Asa'ad Adi Karim ST, menegaskan komitmennya memperjuangkan akses pendidikan bagi masyarakat melalui Program Indonesia Pintar (PIP). Hal itu disampaikannya saat melaksanakan reses masa sidang III bersama warga Kelurahan Nganganaumala, Lanto dan Kaubula, Jumat (11/9/2026).

"Tahun ini akan diusahakan kembali agar semua anak-anak bisa menerima bantuan PIP agar biaya pendidikan tidak lagi menjadi beban bagi para orang tua murid," ujarnya.

Reses masa sidang III periode Juni hingga September 2026 menjadi momentum bagi anggota DPRD Kota Baubau untuk bertemu langsung dengan masyarakat dan mengetahui berbagai persoalan yang dihadapi warga di setiap kelurahan.

Dalam pertemuan yang berlangsung di salah satu rumah warga tersebut, Asa'ad Adi Karim atau yang akrab disapa Aat menyampaikan bahwa persoalan pendidikan menjadi salah satu fokus utama yang selama ini diperjuangkannya.

Ia berharap seluruh masyarakat dapat menyekolahkan anak-anak mereka mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA tanpa harus khawatir terhadap kebutuhan dan biaya pendidikan.

Aat juga menyampaikan bahwa Program Indonesia Pintar (PIP) yang selama ini telah berjalan harus dapat dimanfaatkan oleh seluruh orang tua yang memenuhi ketentuan. Menurutnya, bantuan tersebut penting agar anak-anak dapat menyelesaikan pendidikan hingga tamat Sekolah Menengah Atas (SMA).

Pada tahun sebelumnya, Anggota DPRD Kota Baubau dari PDI Perjuangan tersebut telah membantu kurang lebih 1.000 anak sekolah di Kecamatan Batupoaro, Murhum dan Betoambari untuk mendapatkan bantuan berupa uang tunai setiap semester dari pemerintah pusat melalui Program Indonesia Pintar (PIP).

Menurut Aat, bantuan pendidikan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga, khususnya orang tua yang memiliki anak usia sekolah.

Ia berharap pada tahun ini kembali dapat membantu masyarakat, terutama para orang tua yang anak-anaknya belum mendapatkan bantuan dari pemerintah melalui program tersebut.

Upaya tersebut, lanjutnya, merupakan bagian dari komitmennya untuk memastikan tidak ada anak di wilayah yang menjadi daerah pemilihannya yang terkendala melanjutkan pendidikan karena persoalan biaya.

Melalui reses ini, Aat juga menyerap berbagai aspirasi dan persoalan yang disampaikan masyarakat di Kelurahan Nganganaumala, Lanto dan Kaubula sebagai bahan untuk diperjuangkan melalui lembaga DPRD Kota Baubau.

Quote