Surabaya, Gesuri.id — Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, mengajak masyarakat menjadikan momentum Ramadan dan Idulfitri sebagai titik penguatan kepedulian sosial, disiplin, serta komitmen pengabdian dalam kehidupan bermasyarakat, Jumat (20/3/2026).
“Selamat Hari Raya Idul Fitri setelah kita menunaikan ibadah puasa Ramadan hampir 30 hari penuh. Semoga seluruh amal ibadah kita diterima Allah Subhanahu Wa Ta'ala, dan kita dipertemukan dengan Idul Fitri 1447 Hijriah dalam keadaan penuh keberkahan. Saya mengucapkan minal aizin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ungkap perempuan yang akrab disapa Bunda Renny.
Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu menegaskan bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan, melainkan momentum refleksi untuk meningkatkan kualitas diri dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjalankan tugas publik.
Ia menambahkan, nilai-nilai Ramadan seperti kesabaran, kejujuran, empati, dan kepedulian terhadap sesama harus terus diaktualisasikan, terutama dalam menjawab tantangan sosial dan ekonomi masyarakat saat ini.
“Mudah-mudahan kita semua kembali menjadi pribadi yang fitri, bersih lahir dan batin, serta senantiasa mendapatkan rahmat, berkah, dan maghfirah dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Idul Fitri ini hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat integritas, meningkatkan etos kerja, serta memperdalam keberpihakan kita kepada masyarakat kecil yang membutuhkan kehadiran negara,” lanjutnya.
Bunda Renny juga menekankan bahwa dalam situasi saat ini, di mana mobilitas masyarakat meningkat selama arus mudik dan kebutuhan pelayanan publik semakin tinggi, seluruh pemangku kepentingan harus hadir secara nyata dan responsif.
“Harapan kami, setelah Ramadan ini kita semakin baik dalam menjalankan tugas-tugas kita, semakin peka terhadap persoalan rakyat, serta terus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun Jawa Timur yang lebih adil dan sejahtera. Semoga kita juga diberikan kesempatan untuk kembali bertemu dengan Ramadan di tahun yang akan datang,” tambahnya.
Sementara itu, Penasihat Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim, Deni Wicaksono, menyoroti pentingnya menjaga disiplin aparatur sipil negara (ASN) dan keberlangsungan pelayanan publik selama momentum Lebaran.
“Kami menghimbau agar para ASN tidak menggunakan mobil dinas untuk kepentingan pribadi. Fasilitas negara harus dijaga dan digunakan secara bertanggung jawab,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa ASN yang bertugas di sektor pelayanan publik harus tetap siaga guna memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan yang optimal, terutama di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat selama libur Lebaran.
“ASN pelayanan publik harus tetap sedia berjaga. Momentum hari raya justru menjadi saat di mana negara harus hadir memberikan rasa aman dan nyaman, baik dalam pelayanan maupun di ruang-ruang publik,” tegasnya.
Deni turut mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati selama perjalanan mudik dan arus balik, mengingat tingginya intensitas kendaraan di jalan raya.
“Keselamatan di jalan harus menjadi prioritas. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tertib berlalu lintas, menjaga kondisi fisik, dan tidak memaksakan diri saat lelah,” pungkasnya.

















































































