Jakarta, Gesuri.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons tegas informasi yang viral di media sosial terkait dugaan komplotan atau sindikat pencopet yang beraksi di Halte TransJakarta Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis (22/10/2026).
Pramono menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat dan akan segera menerjunkan tim untuk menindaklanjuti serta mengusut laporan gangguan keamanan tersebut.
"Saya segera turunkan tim untuk itu," kata Pramono Anung usai menghadiri acara pelepasan jemaah umrah marbot masjid di Balai Kota DKI Jakarta.
Isu dugaan aksi pencopetan ini mencuat setelah unggahan di media sosial mengimbau para penumpang TransJakarta yang melintasi Halte Kampung Melayu agar ekstra waspada. Dalam modus operandi yang beredar, para pelaku disinyalir menyamar sebagai penumpang dengan membawa tas ransel di bagian depan tubuh serta mengincar telepon seluler milik pengguna transportasi publik yang disimpan di saku.
Langkah cepat yang diambil Gubernur Pramono Anung bertujuan untuk menjamin keamanan, kenyamanan, serta keselamatan para pengguna transportasi umum TransJakarta, sekaligus menindak tegas segala bentuk tindak kriminalitas di fasilitas umum DKI Jakarta.

















































































