Ikuti Kami

Putra Nababan: Semangat Idulfitri Cerminan Nyata Nilai-Nilai Pancasila

Putra: Idulfitri mengajarkan kita tak hanya memperkuat hubungan dengan Tuhan, tetapi juga menjaga harmoni dengan sesama.

Putra Nababan: Semangat Idulfitri Cerminan Nyata Nilai-Nilai Pancasila
Anggota MPR RI, Putra Nababan. (istimewa)

Jakarta, Gesuri.id - Anggota MPR RI, Putra Nababan, menegaskan perayaan Idulfitri bukan sekadar momen keagamaan, tetapi juga menjadi sarana penting untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. 

Hal ini disampaikannya dalam refleksi kebangsaan terkait pentingnya toleransi antarumat beragama di Indonesia, Sabtu (28/3).

Menurut Putra Nababan, semangat Idulfitri yang identik dengan saling memaafkan, berbagi, dan mempererat silaturahmi merupakan cerminan nyata dari nilai-nilai Pancasila. 

Ia menjelaskan sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, tercermin dari sikap saling menghormati antarumat beragama dalam menjalankan ibadah masing-masing.

"Idulfitri mengajarkan kita untuk tidak hanya memperkuat hubungan dengan Tuhan, tetapi juga menjaga harmoni dengan sesama," ujarnya. 

Lebih lanjut, ia menambahkan nilai kemanusiaan yang adil dan beradab terlihat dari tradisi saling memaafkan tanpa memandang perbedaan latar belakang. 

Sementara itu, sambungnya, semangat persatuan Indonesia semakin terasa melalui kegiatan silaturahmi yang melibatkan berbagai kalangan, termasuk lintas agama.

"Ini menjadi bukti bahwa keberagaman adalah kekuatan bangsa yang harus terus dirawat," tegasnya.

Putra Nababan juga menyoroti pentingnya semangat berbagi melalui zakat dan sedekah yang tidak hanya dirasakan oleh umat Islam, tetapi juga masyarakat luas. 

Menurutnya, hal tersebut merupakan wujud nyata dari keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sebagaimana terkandung dalam Pancasila.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Idulfitri sebagai momentum memperkuat toleransi dan kebersamaan. 

Ia juga mendorong adanya kegiatan lintas agama dan dialog kebangsaan guna menjaga persatuan di tengah keberagaman.

"Idulfitri harus kita maknai lebih dari sekadar tradisi. Ini adalah momentum untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, mempererat persaudaraan, dan menjaga keutuhan Indonesia," pungkasnya.

Quote