Sumenep, Gesuri.id — Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, memberikan bantuan modal usaha kepada Maskinah, pedagang warung kecil di Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Minggu (18/10).
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas dan mengembangkan usaha yang selama ini menjadi salah satu sumber penghasilan keluarganya.
Bantuan disalurkan melalui tenaga ahli Said Abdullah, M. Fauzi, bersama staf khusus di Sumenep. Menurut Fauzi, dukungan modal tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang berupaya meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui usaha mandiri.
Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
Ia berharap bantuan itu dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan warung Maskinah agar semakin maju.
“Semoga dengan bantuan modal usaha dari Bapak Said Abdullah ini, ke depan usaha Pak Maskinah semakin maju,” ujar Fauzi, Minggu (18/10/2026).
Maskinah telah menjalankan usaha warungnya selama sekitar satu tahun. Ia menjual berbagai makanan dan minuman, seperti gorengan dan soto, serta melayani pembeli dari kalangan masyarakat sekitar, termasuk anak-anak sekolah.
Namun, keterbatasan modal menjadi salah satu kendala dalam mengembangkan usahanya. Kondisi tersebut membuat warung yang dikelolanya belum mengalami perkembangan signifikan.
Pria kelahiran 1987 itu mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia menyampaikan terima kasih kepada Said Abdullah atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada dirinya beserta keluarga.
“Terima kasih banyak kepada Bapak Said Abdullah yang sudah memberikan bantuan modal usaha ke saya dan keluarga,” kata Maskinah.
Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
Ia berkomitmen memanfaatkan bantuan tersebut untuk mengembangkan warungnya agar dapat berjalan lebih baik dan memberikan penghasilan yang lebih memadai bagi keluarganya.
Maskinah juga menyebut dirinya telah aktif di PDI Perjuangan sejak sekitar 2015, ketika M. Fauzi mencalonkan diri sebagai wakil bupati Sumenep.
Bantuan modal usaha tersebut diharapkan dapat menjadi dorongan bagi Maskinah untuk memperkuat usahanya sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.

















































































