Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI Dapil Jawa Timur III, Sonny Tri Danaparamita, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor perikanan pesisir melalui penyaluran bantuan sarana pendukung usaha bagi pelaku UMKM.
Kali ini, legislator Fraksi PDI Perjuangan tersebut menyerahkan satu unit chest freezer berkapasitas 200 liter kepada Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Tiga Bintang di Dusun Gumuk, Desa Gelung, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo.
Sonny mengatakan bantuan tersebut diberikan untuk membantu pelaku usaha pengolahan hasil laut menjaga rantai dingin (cold chain), sehingga bahan baku dan produk olahan ikan tetap segar, higienis, serta memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Bantuan chest freezer ini merupakan bentuk komitmen kami untuk mendukung para pelaku usaha perikanan agar kualitas bahan baku dan produk olahannya tetap terjaga. Dengan kualitas yang baik, daya saing dan nilai jual produk akan meningkat, sehingga mampu mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan,” ujar politisi asal Banyuwangi tersebut.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara bertahap guna memastikan administrasi dan sasaran penerima benar-benar sesuai. Koordinator Relawan STD Situbondo, Septian Dwi Cahyo, menjelaskan tahap awal berupa verifikasi data dan penandatanganan dokumen serah terima dilaksanakan di Kantor Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Situbondo pada Senin (24/8/2026).
Setelah seluruh proses administrasi rampung, unit chest freezer kemudian diserahkan langsung kepada Poklahsar Tiga Bintang pada Selasa (25/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, tim relawan juga berdiskusi dengan para pelaku usaha terkait berbagai tantangan yang mereka hadapi, mulai dari proses produksi hingga pemasaran hasil olahan perikanan.
“Harapannya, kapasitas dan kualitas pengolahan hasil perikanan Poklahsar ini semakin meningkat sehingga dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi para anggotanya,” ujar Septian.
Menurut Sonny, potensi sektor perikanan pesisir Situbondo sangat besar dan perlu didukung dengan fasilitas yang memadai. Salah satu kendala yang kerap dihadapi UMKM pengolahan hasil laut, kata dia, adalah keterbatasan sarana penyimpanan yang mampu menjaga kualitas produk.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu pelaku usaha mempertahankan kualitas bahan baku sekaligus meningkatkan kapasitas produksi. Dengan demikian, produk olahan perikanan dari masyarakat pesisir dapat memiliki daya saing dan nilai jual yang lebih baik.
Manfaat bantuan tersebut langsung dirasakan oleh Poklahsar Tiga Bintang. Ketua kelompok, Tatik, mengaku fasilitas pendingin tersebut sangat dibutuhkan untuk menjaga mutu bahan baku yang digunakan dalam produksi rengginang dan kerupuk ikan.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Tolong sampaikan terima kasih kepada Bapak Sonny. Semoga beliau dan keluarga selalu diberikan kesehatan serta kelancaran rezeki,” ungkapnya.
Penyaluran bantuan aspirasi tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat ekosistem UMKM perikanan di wilayah pesisir Jawa Timur. Dengan dukungan sarana yang memadai, pelaku usaha lokal diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi, menjaga kualitas produk, serta memperluas akses pasar.
Upaya tersebut pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah hasil perikanan sekaligus memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

















































































