Jakarta, Gesuri.id - Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Wanto Sugito, menegaskan semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam menghadapi dan mengatasi bencana yang melanda sejumlah wilayah di Banten, termasuk banjir dan bencana hidrometeorologi lainnya.
Menurut Wanto, bencana tidak bisa ditangani secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah, partai politik, relawan, dan masyarakat, agar penanganan darurat hingga pemulihan pascabencana berjalan cepat dan tepat sasaran.
Baca: Ganjar Tekankan Kepemimpinan Strategis
"Dalam situasi bencana, seperti di Cilegon dan Serang serta titik – titik lain, yang dibutuhkan adalah kerja bersama. Gotong royong adalah nilai dasar bangsa, sekaligus kekuatan sosial kita. Negara, partai, dan rakyat harus hadir bersama, tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Rekan – rekan dari DPC PDI Perjuangan Cilegon dan Serang, juga sedang turun untuk bergotong royong mebantu masyarakat yang terdampak,” ujar Wanto, Minggu (4/1).
Ia menambahkan, DPD PDI Perjuangan Banten juga telah menginstruksikan seluruh struktur partai hingga ke tingkat bawah, untuk aktif membantu masyarakat terdampak, mulai dari pendirian posko, penyaluran logistik, hingga pendampingan warga.
Mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Tangsel ini, juga menekankan, pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana sebagai agenda bersama ke depan.
Baca: Ganjar-Risma Pimpin Aksi Kemanusiaan untuk Korban Bencana
Menurutnya, perubahan iklim dan kerusakan lingkungan menuntut perencanaan yang lebih serius dan berkelanjutan.
“Gotong – royong bukan hanya saat bencana terjadi, tetapi juga dalam membangun sistem pencegahan. Edukasi, perbaikan lingkungan, dan kebijakan yang berpihak pada keselamatan rakyat harus diperkuat,” tambahnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, untuk terus menjaga solidaritas dan empati sosial, sembari memastikan korban bencana mendapat perlindungan dan hak-haknya secara layak.

















































































