Ikuti Kami

Ahmad Safei: Pembangunan Sekolah Rakyat Tak Harus Terburu-Buru Agar Tepat Sasaran

Selain kapasitas bangunan, Ahmad Safei juga menyoroti kesiapan tenaga pendidik.

Ahmad Safei: Pembangunan Sekolah Rakyat Tak Harus Terburu-Buru Agar Tepat Sasaran
Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Safei.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Safei menilai pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Semarang, Jawa Tengah, secara umum menunjukkan progres yang baik. Namun, ia mengingatkan agar pelaksanaan program prioritas Presiden tersebut tidak dilakukan secara tergesa-gesa sehingga tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. 

Hal itu disampaikannya usai mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Sekolah Rakyat di Jalan Kedungsari Raya, Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, dikutip Selasa (21/7/2026).

“Dari sisi pembangunannya saya kira cukup bagus, cukup murah. Tapi memang masih banyak hal, apalagi terkejar dengan waktu. Kita berharap rekanan yang membangun ini betul-betul bekerja profesional sehingga gedung ini bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ujar Ahmad Safei.

Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Safei bersama rombongan Komisi V DPR RI meninjau langsung kondisi bangunan, fasilitas, hingga kesiapan penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar. 

Berdasarkan hasil dialog dengan kepala sekolah, ia memperoleh informasi Sekolah Rakyat memiliki daya tampung hingga 1.080 siswa, namun saat ini baru sekitar 260 siswa yang diterima untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

“Kalau kita lihat, tersedia 36 ruang, sementara yang baru digunakan 18 ruang dengan jumlah siswa 260 orang. Berarti bangunan ini terlalu terburu-buru dibangun begitu banyak. Saya percaya seharusnya dilakukan secara bertahap,” ucapnya.

Selain kapasitas bangunan, Ahmad Safei juga menyoroti kesiapan tenaga pendidik. Menurutnya, dari delapan rombongan belajar yang telah dibentuk, jumlah guru yang tersedia baru mencapai 19 orang sehingga masih diperlukan tambahan tenaga pengajar untuk mata pelajaran seperti pendidikan agama, olahraga, serta kebutuhan tenaga kependidikan lainnya.

Meski demikian, Ahmad Safei menegaskan bahwa Komisi V DPR RI mendukung penuh pelaksanaan program Sekolah Rakyat karena memiliki tujuan mulia untuk memberikan akses pendidikan gratis bagi masyarakat miskin ekstrem, khususnya kelompok desil 1 dan desil 2.

Ia berharap pemerintah terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program tersebut agar pembangunan fasilitas, penyediaan tenaga pendidik, dan proses penerimaan peserta didik berjalan secara bertahap, tepat sasaran, serta mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masa depan anak-anak Indonesia.

Quote