Ikuti Kami

Akselerasi UMKM Naik Kelas, Putra Dorong Pelaku Usaha Duren Sawit Terapkan Standar Usaha

Upaya tersebut dilakukan untuk mengakselerasi UMKM sektoral agar berdaya saing tinggi.

Akselerasi UMKM Naik Kelas, Putra Dorong Pelaku Usaha Duren Sawit Terapkan Standar Usaha
Anggota Komisi VII DPR RI, Putra Nababan.

Jakata, Gesuri.id – Anggota Komisi VII DPR RI, Putra Nababan mendorong pelaku usaha se-Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur untuk menerapkan standar usaha dalam menjalankan UMKM agar bisa naik kelas menuju skala nasional bahkan ke tingkat global. Upaya tersebut dilakukan untuk mengakselerasi UMKM sektoral agar berdaya saing tinggi.

"Standar usaha adalah adalah pintu masuk menuju pada pasar yang lebih luas. Kalau bapak ibu tidak mengurus standar usaha maka pembelinya hanya mentok di sekitar rumah seperti tetangga rumah. Sulit untuk mendapatkan konsumen dari luar seperti dari Bogor, Depok,Bekasi, dan lainnya," kata Putra dalam sambutannya di Kegiatan Bimbingan Teknis Usaha Pariwisata di Gedung LVRI Duren Sawit Jakarta Timur, Selasa (21/4).

Baca: Strategi Ganjar Pranowo untuk Hubungkan Langsung Dunia 

Penerapan standar usaha jangan dilihat sebagai beban tambahan administratif. Tapi harus dipandang sebagai upaya untuk memberikan perlindungan bagi konsumen dan produsen. Dengan memiliki sertifikasi stndar usaha, pelaku UMKM bisa memberikan jaminan dari sisi aspek keamanan, Kesehatan hingga kualitas pelayanan. 

Pasalnya saat ini yang seringkali dijumpai adalah  usaha rumahan tidak terstandarisasi dangan baik mulai dari batas kadaluarsa makanan hingga informasi kandungan gizi di dalam makanan. Dengan tidak adanya standar usaha tersebut membuat konsumen di luar wilayah Duren Sawit ragu untuk membeli. 

Kegiatan Bimbingan Teknis Kementerian Pariwisata bertajuk Literasi Penerapan Standar Usaha Pariwisata yang dihadiri oleh ratusan pelaku UMKM yang tersebar berbagai kelurahan seperti Duren Sawit, Malaka Sari, Pondok Bambu, Pondok Kopi dan Pondok Kelapa.

Giat penerapan standar usaha tersebut digelar dalam rangka memperkuat literasi para pelaku UMKM di seluruh Kelurahan Duren Sawit Jakarta Timur agar memiliki kesadaran untuk meningkatkan skala usahanya dengan menerapkan standar kualitas pada produk, pemasaran, kemasan hingga pelayanan. Dengan begitu, para pelaku UMKM diharapkan memiliki daya saing di baik di tingkal lokal, regional, nasional hingga global. 

Pentingnya literasi standar usaha ini menjadi bahasan utama dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang dihadiri oleh ratusan pelaku usaha dari berbagai sektor, mulai dari kuliner khas Condet, pengrajin Batik Terogong, hingga pelaku industri kreatif di Pulogadung dan Rawamangun.

Baca: Terobosan dan Torehan Segudang Prestasi Ganjar Pranowo

Salah seorang peserta Bimtek Ibu Nurhalimah dari Kelurahan Pondok Bambu Duren Sawit mengaku menjadi terbuka setelah mengikuti kegiatan ini. Dia yang sehari-harinya berjualan nasi uduk setiap pagi mengaku pembeli nasi uduknya kebanyakan dari tetangga di sekitar rumah. 

Makanya saat mendapatkan penjelasan bahwa usaha nasi uduknya itu bisa berkembang, Ibu Nurhalimah mengaku akan serius untuk meningkatkan skala usaha rumahannya terebut.

"Soalnya saya bingung gimana caranya bisa meningkatkan usaha saya. Kita sih kepengen banget kalau usaha bisa maju," katanya.

Quote