Kotim, Gesuri.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menegaskan pentingnya pemerataan layanan publik sebagai prioritas utama pembangunan daerah ke depan. Langkah ini dinilai penting agar seluruh masyarakat, termasuk yang tinggal di wilayah pelosok, benar-benar merasakan manfaat pembangunan.
Ketua Komisi I DPRD Kotim dari Fraksi PDI Perjuangan Angga Aditya Nugraha menyampaikan, masih terdapat sejumlah wilayah yang belum mendapatkan akses layanan publik secara optimal, khususnya di sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur dasar.
“Pemerataan layanan publik harus menjadi fokus utama. Kita ingin pembangunan tidak hanya terlihat di pusat kota, tetapi juga dirasakan masyarakat di daerah terpencil,” tegas Angga, Senin (12/1/2026).
Ia mengungkapkan, hasil evaluasi yang diterima DPRD dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga menyoroti sektor kesehatan sebagai salah satu bidang yang memerlukan perhatian lebih serius. Wilayah dengan akses terbatas harus mendapat penanganan khusus agar ketimpangan pelayanan dapat dikurangi.
“Dari evaluasi yang ada, sektor kesehatan menjadi perhatian besar. Kotim ini wilayahnya luas, sehingga masih ada daerah yang belum sepenuhnya terlayani. Kita berharap pemerintah daerah benar-benar menindaklanjuti hal ini,” ujarnya.
Menurut Angga, ketersediaan tenaga kesehatan seperti perawat dan bidan, serta pengaktifan fasilitas kesehatan yang belum optimal, perlu diprioritaskan. Selain itu, perbaikan infrastruktur pendukung juga harus dipastikan berjalan sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan.
“Kita ingin pelayanan kesehatan dan layanan publik lainnya benar-benar menjangkau masyarakat hingga ke pelosok. Pemerataan ini penting agar tidak ada lagi warga yang kesulitan mendapatkan akses layanan dasar,” tambahnya.
Angga juga menekankan perlunya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan arah pembangunan tetap berpihak pada kebutuhan masyarakat. Ia berharap kebijakan pembangunan yang dijalankan pemerintah dapat terus mengedepankan keadilan dan pemerataan.
“Dengan kerja bersama dan komitmen yang kuat, kita optimistis pemerataan layanan publik dapat terwujud sehingga pembangunan benar-benar memberi dampak bagi seluruh masyarakat Kotim," tutupnya.

















































































