Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPR RI Dapil Jatim XI Madura, Hj Ansari menekankan pentingnya kemandirian jemaah dalam melaksanakan ibadah haji di tanah suci Makkah, khususnya pada pelaksanaan ibadah Haji 2026 atau 1447 Hijriah.
Hal tersebut disampaikan dalam pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Manasik Haji Tingkat Kabupaten, yang digelar Kementerian Haji dan Umrah Pamekasan, di Aula Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, Jl Raya Panglegur KM 4 Tlanakan, Pamekasan, Minggu (15/2/2026).
Ansari menekankan pentingnya persiapan matang bagi para jemaah, baik secara fisik, mental, maupun pemahaman tata cara ibadah.
Baca: Ganjar Pranowo: Dari Pengacara hingga Gubernur
“Oleh karena itu kami berpesan agar para jemaah memanfaatkan Bimtek ini dengan maksimal, guna mewujudkan kemandirian saat berada di tanah suci,” kata Hj Ansari.
“Selain itu kami ingin menyampaikan beberapa poin penting dalam kesempatan ini, di antaranya pentingnya ilmu manasik, kesehatan jasmani, regulasi terbaru, serta disiplin dan kesabaran selama melaksanakan ibadah haji,” ungkapnya.
Bahkan anggota Komisi VIII DPR RI tersebut, juga menegaskan jika ibadah haji merupakan ibadah yang memerlukan kekuatan fisik yang harus dibarengi dengan pemahaman fiqh yang mendalam. “Artinya para jemaah kita harapkan tidak hanya bergantung pada pembimbing, tetapi mampu memahami urutan rukun dan wajib haji secara mandiri,” tegasnya.
“Termasuk pada poin kesehatan jasmani, mengingat cuaca di Arab Saudi yang ekstrem, kami mengimbau jemaah untuk menjaga pola makan dan rutin berolahraga ringan sejak dini agar kondisi tubuh tetap prima hingga hari keberangkatan,” sambung Hi Ansari.
Selain itu, Hi Ansari juga menyampaikan beberapa regulasi terbaru mengenai jadwal keberangkatan dan aturan teknis dari pemerintah pusat, serta Arab Saudi guna memastikan kenyamanan jemaah.
“Karena itu kami ingin menitipkan pesan, selalu jaga kedisiplinan dan menumbuhkan rasa sabar khususnya dalam melaksanakan ibadah haji,” imbuhnya.
Baca: Ganjar Pranowo Tak Ambil Pusing Elektabilitas Ditempel Ketat
“Sementara tujuan utama bimtek manasik haji ini dalam rangka membekali bapak dan ibu sekalian agar menjadi jemaah yang mandiri, sehingga dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan sempurna dan pulang dengan predikat haji mabrur,” pungkasnya.
Untuk diketahui, total Calon Jemaah Haji (CJH) Pamekasan yang dijadwalkan berangkat menunaikan ibadah haji pada tahun ini terdata sebanyak 1.381 orang. Mereka dipastikan bergabung dalam empat kelompok terbang (kloter) berbeda, yakni Kloter 73, 74, 75, dan 76.
Penggabungan kloter tersebut dilakukan dalam rangka optimalisasi kuota haji Indonesia dan penjadwalan pemberangkatan jamaah dari wilayah Madura. Sementara untuk jadwal pemberangkatan dijadwalkan pada 10 Mei 2026 mendatang

















































































