Ikuti Kami

Antisipasi Dampak Ekonomi, Vita Ervina Minta Warga Magelang Rajin Cek Aktivitas Kepesertaan JKN

Langkah ini dinilai krusial sebagai bentuk proteksi dini kesehatan keluarga.

Antisipasi Dampak Ekonomi, Vita Ervina Minta Warga Magelang Rajin Cek Aktivitas Kepesertaan JKN
Anggota Komisi IX DPR RI, Vita Ervina.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IX DPR RI, Vita Ervina, mendorong masyarakat di Kabupaten Magelang untuk mulai memahami sekaligus mengaktifkan kembali kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). 

Langkah ini dinilai krusial sebagai bentuk proteksi dini kesehatan keluarga.

​Hal tersebut disampaikannya dalam agenda sosialisasi program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Kegiatan ini digelar bersama BPJS Kesehatan Cabang Magelang di hadapan warga Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Kamis (21/5).

Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur

​Dalam pemaparannya, Vita mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih banyak warga yang belum memahami alur kepesertaan jaminan kesehatan tersebut.

Kebingungan di tengah masyarakat ini sering kali memicu hambatan saat mereka membutuhkan penanganan medis darurat.

​"Banyak keluhan dari masyarakat karena mereka tidak tahu apakah kepesertaannya masih aktif atau tidak. Melalui sosialisasi ini, kami mengimbau agar masyarakat mulai mengecek dan memastikan status JKN mereka secara berkala," ujar Vita.

​Urgensi kepemilikan jaminan kesehatan yang aktif ini kian terasa di tengah situasi ekonomi global yang dinamis. Vita mengingatkan adanya potensi dampak dari penguatan mata uang dolar terhadap sektor kesehatan domestik.

​"Kondisi global seperti kenaikan dolar pastinya akan berpengaruh ke sektor kesehatan. Kami dari DPR RI masih memantau perkembangan hal tersebut. Namun yang terpenting sekarang, bagaimana masyarakat paham dan terproteksi dulu oleh JKN-KIS ini agar tidak terbebani saat berobat," tambahnya.

Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo 

​Pada kesempatan yang sama, perwakilan BPJS Kesehatan Cabang Magelang, Ami Pamiatsih, memaparkan data kepesertaan di wilayah tersebut. Dari total 1,3 juta penduduk Kabupaten Magelang, saat ini cakupannya sudah mencapai 98,10 persen.

​Meski angka cakupan sudah sangat tinggi, Ami tetap mengimbau warga yang belum terdaftar atau yang kartunya nonaktif untuk segera mengurusnya ke kantor BPJS terdekat atau melalui kanal digital.

​"Kami terus mendorong warga untuk memastikan proteksi kesehatan mereka siap pakai sebelum jatuh sakit," pungkas Ami.

Quote