Ikuti Kami

Apresiasi Purabaya-Kenpark Kembali Lewat Tol, DPRD Surabaya Dorong ke Depan Pakai Bus

Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus.

Apresiasi Purabaya-Kenpark Kembali Lewat Tol, DPRD Surabaya Dorong ke Depan Pakai Bus
Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Eri Irawan.

Surabaya, Gesuri.id  - DPRD Surabaya mengapresiasi kembalinya rute transportasi umum Purabaya–Kenpark melalui jalur tol per 23 Februari 2026. Seperti diketahui, sejak awal 2026, rute tersebut tidak melalui jalur tol seperti sebelumnya. Rute tersebut juga mengalami perubahan layanan, dari memakai bus menjadi layanan feeder Wirawiri “FD12”.

Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Eri Irawan, mengatakan, keputusan kembali masuk ke jalur tol adalah langkah responsif terhadap kebutuhan mobilitas warga Surabaya.

“Dengan kembali masuk tol, ada pemangkasan waktu tempuh secara signifikan, ada efisiensi waktu tempuh sekitar 50 menit, yang tentu sangat diharapkan pekerja, pelajar, dan warga yang setiap hari bergantung pada konektivitas antara kawasan Kenjeran Park dan Purabaya,” ujar Eri kepada Gesuri.id, Senin (23/2).

Baca: Ganjar Pranowo Ungkap Masyarakat Takut dengan Pajak

Dia menuturkan, DPRD Surabaya sebelumnya telah meminta Dinas Perhubungan untuk mengkaji efektivitas rute Purabaya-Kenpark-tanpa melalui jalur tol. DPRD Surabaya juga memberikan dukungan ke Dishub segera mengatur alokasi anggaran agar rute tersebut kembali melalui jalan tol.  

“Dengan kembali melintasi jalan tol, tentu juga mampu mengurangi kepadatan di jalur utama yang kerap mengalami kemacetan pada jam sibuk. Bagi masyarakat, efisiensi waktu adalah hal krusial yang berdampak langsung pada produktivitas dan kualitas hidup,” jelas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Secara khusus Eri menyebut bahwa kebijakan kembali ke jalur tol ini ini menunjukkan adanya perhatian dari Pemkot Surabaya terhadap aspirasi pengguna layanan transportasi umum.

“Setiap upaya meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik adalah kabar gembira bagi kita semua, karena transportasi publik sudah seharus menjadi salah satu arus utama pembangunan kota, meskipun kita harus mengakui masih banyak hal yang harus dibenahi terkait transportasi umum Surabaya,” jelas Eri. 

Meski mengapresiasi, Eri Irawan menyampaikan beberapa catatan yang perlu diperhatikan terkait operasional rute Purabaya-Kenpark melalui tol. Di antaranya adalah soal konsistensi jadwal dan frekuensi layanan yang harus dijaga. 

“Percuma memangkas waktu tempuh jika headway antar-armada masih terlalu lama atau tidak menentu. Evaluasi berkala dan transparansi informasi kepada publik menjadi kunci agar layanan ini benar-benar optimal,” jelas Eri.

Eri juga mendorong ke depan rute Kenpark–Purabaya tidak lagi menggunakan konsep feeder “wira-wiri” dengan armada kecil. Perlu dimonitor terkait volume penumpang di rute ini yang tergolong tinggi, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja. Apalagi, saat ini telah ada integrasi dengan rute lain, sehingga potensi peningkatan penumpang sangat dimungkinkan. Jika secara kajian dibutuhkan, maka perlu diubah ke layanan berbasis bus.

“Penggunaan bus berukuran sedang bisa lebih rasional dari sisi kapasitas, efisiensi operasional, serta kenyamanan penumpang. Selain itu, bus memiliki daya angkut lebih besar sehingga dapat menekan potensi penumpukan penumpang dan mengurangi jumlah kendaraan di jalan,” ujar Eri.

Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda

Jika tetap mempertahankan pola feeder “Wira-Wiri”, risiko yang muncul adalah kapasitas yang berlebih, perjalanan yang tidak nyaman, serta ketidakefisienan jumlah armada.

“Ke depan, transformasi kembali ke layanan berbasis bus juga akan mempertegas posisi rute ini sebagai salah satu koridor utama, bukan sekadar pengumpan,” tegas Eri.

Sebagai informasi, rute Kenpark-Purabaya setelah melalui jalan tol, dari Purabaya akan menuju tol Juanda, exit tol Tambak Sumur, berlanjut ke Halte Uinsa 2A - Halte Gunung Anyar Timur A - Halte Gunung Anyar Lor A - Halte Rungkut Madya A - Halte Penjaringan Asri A - Halte Pandugo A - Halte SKG MERR A - Halte Semolowaru A - Halte ITATS - Halte SMPN 19 - Halte RS HAJI A - Halte Kertajaya Indah - Halte Bundaran ITS - Halte ITS - Halte Manyar Kerta Adi - Halte KONI MERR - Halte Galaxy A - Halte UNAIR A - Halte Mulyorejo A - Halte Kalijudan A - Halte RSIA A - Halte Kenjeran A - Halte Kenjeran Park.

Karena masuk tol, beberapa halte tak lagi dilayani rute Wira-Wiri “FD12” di antaranya Halte Dukuh Menanggal, Kertomenanggal, Siwalankerto, dan Jemur Ngawinan. Halte-halte tersebut selama ini telah dilayani rute trunk Suroboyo Bus.

Quote