Ikuti Kami

Banteng Kota Tangerang Gelar Bakti Kesehatan, Kawal Reaktivasi 87 Ribu BPJS Warga

Kehadiran Tim Kesehatan Bus Keliling dari DPP PDI Perjuangan dalam agenda tersebut pun disambut antusias oleh warga setempat.

Banteng Kota Tangerang Gelar Bakti Kesehatan, Kawal Reaktivasi 87 Ribu BPJS Warga

Tangerang, Gesuri.id – DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang menggelar aksi bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis di Kompleks Pinang Griya, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Sabtu (14/2).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri agar seluruh kader selalu hadir di tengah masyarakat. Kehadiran Tim Kesehatan Bus Keliling dari DPP PDI Perjuangan dalam agenda tersebut pun disambut antusias oleh warga setempat.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang, Gatot Wibowo, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk gotong royong sekaligus upaya membangun empati seluruh kader partai. Pihaknya mengerahkan struktur partai dari tingkat DPC hingga Anak Ranting, anggota fraksi, serta relawan kesehatan untuk membantu masyarakat.

Baca: Ganjar Pranowo Tak Ambil Pusing Elektabilitas Ditempel Ketat

"Ini bagian dari instruksi Ibu Ketua Umum agar kami selalu ada di tengah-tengah masyarakat; menangis dan tertawa bersama rakyat," ujar Gatot saat meninjau lokasi kegiatan.

Gatot, yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Tangerang, berharap kehadiran partai bermoncong putih tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi warga.

"Walaupun kami sadar ini belum maksimal, kami berkomitmen untuk selalu berbuat yang terbaik. Kami juga membutuhkan masukan dan saran, serta siap berkolaborasi dengan pemerintah," imbuhnya.

Kawal Aktivasi 87 Ribu BPJS Warga

Selain layanan kesehatan dan bantuan logistik, PDI Perjuangan menaruh perhatian serius pada isu jaminan kesehatan di Kota Tangerang. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat sekitar 87.000 kepesertaan BPJS warga yang berstatus nonaktif per Februari 2026.

Wakil Ketua PDI Perjuangan Kota Tangerang sekaligus Sekretaris Komisi II DPRD Kota Tangerang, Gesuri Bintang, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan BPJS Kesehatan Cabang Tangerang.

"Kami memastikan APBD Kota Tangerang sanggup menanggung warga yang dinonaktifkan tersebut. Nantinya, kepesertaan mereka akan dialihkan secara bertahap ke skema PBI (Penerima Bantuan Iuran) APBD," jelas Gesuri.

Ia menambahkan, partai telah menerjunkan 15 relawan kesehatan bersertifikat DPP untuk melakukan aksi 'jemput bola'. Relawan ini bertugas membantu warga yang kesulitan mengecek status keaktifan BPJS mereka.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Wanto Sugito, menekankan pentingnya memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal, terutama pascabencana.

Baca: Ganjar Pranowo Tekankan Pentingnya Kritik

"Kami membawa tim medis dan relawan dari Baguna (Badan Penanggulangan Bencana). Harapannya masyarakat tidak merasa sendirian," kata Wanto.

Wanto juga menegaskan akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tangerang agar perbaikan infrastruktur di wilayah rawan banjir segera terealisasi.

Kegiatan bakti sosial ini tidak berhenti di satu titik. Setelah menyambangi Pinang Griya dan Periuk, rangkaian aksi serupa dijadwalkan berlanjut ke wilayah Tangerang Selatan sebagai bagian dari program berkelanjutan partai di Provinsi Banten.

Quote