Ikuti Kami

Banyu Biru Tegaskan Penguatan Industri Nasional adalah Jalan Berdikari ala Trisakti Bung Karno

Hal ini dia sampaikan dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI bersama Menteri Perindustrian, Senin (26/1/2026).

Banyu Biru Tegaskan Penguatan Industri Nasional adalah Jalan Berdikari ala Trisakti Bung Karno
Anggota DPR RI, Banyu Biru Djarot.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPR RI, Banyu Biru Djarot, menegaskan bahwa penguatan industri nasional merupakan bagian dari amanat ideologis Bung Karno untuk mewujudkan Indonesia yang berdikari secara ekonomi. 

Hal ini dia sampaikan dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI bersama Menteri Perindustrian, Senin (26/1/2026).

Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo

Legislator PDI Perjuangan yang membidangi UMKM dan ekonomi kreatif itu menekankan bahwa industrialisasi harus menjadi alat perjuangan politik untuk kedaulatan bangsa, bukan sekadar proyek ekonomi.

“Bung Karno mengajarkan bahwa bangsa besar tidak boleh bergantung pada kekuatan asing. Kita harus berdikari, membangun industri nasional sebagai tulang punggung kedaulatan ekonomi,” tegas Banyu Biru.

Putra tokoh nasionalis Eros Djarot itu mengapresiasi capaian sektor industri nasional, termasuk pertumbuhan IPM di atas pertumbuhan ekonomi nasional, peringkat pertama manufacturing value added di ASEAN 2024, serta respons cepat pemerintah dalam pemulihan industri kecil pascabencana.

Pada sisi penguatan, anggota Komisi VII DPR RI itu menyoroti peluncuran Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDEC) sebagai langkah strategis menuju kemandirian teknologi dan industri masa depan.

Menurut legislator yang dikenal konsisten memperjuangkan ekonomi kreatif, Indonesia harus berani membangun industri semikonduktor, kecerdasan buatan (AI), infrastruktur cloud, serta hilirisasi logam tanah jarang, agar tidak selamanya menjadi pasar bagi produk asing.

“Kita tidak boleh menjadi bangsa konsumen. Kita harus menjadi bangsa produsen. Inilah makna Trisakti Bung Karno: berdikari dalam ekonomi,” ujarnya.

Baca: Ganjar Sebut Kehadiran Megawati Bertemu Presiden Prabowo

Pada kesempatan tersebut Mas Banyu (Panggilan akrab Banyu Biru Djarot) juga mengapresiasi keterlibatan 16 perguruan tinggi dalam pengembangan Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDEC), serta potensi besar ekonomi kreatif nasional dengan nilai investasi lebih dari Rp40 triliun.

Menutup pernyataannya, Banyu Biru Djarot menegaskan bahwa penguatan industri adalah bagian dari perjuangan ideologis untuk membangun Indonesia yang kuat, mandiri, dan berdaulat.

“ICDEC ini keren dan paten. Ini langkah nyata menuju Indonesia yang berdikari, seperti dicita-citakan Bung Karno,” pungkasnya.

Quote