Ikuti Kami

Bongkar Dugaan Penyadapan Istana, Deddy Sitorus: Syahwat Kuasa Mantan Penguasa Seret Jaringan Mabes Polri!

“Sang mantan penguasa yang syahwat kuasanya melebihi kepantasan perintahkan para mantan inspektur vijay dan jaringan mabes menyadap istana."

Bongkar Dugaan Penyadapan Istana, Deddy Sitorus: Syahwat Kuasa Mantan Penguasa Seret Jaringan Mabes Polri!
Anggota Komisi ll DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Yevri Sitorus.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi ll DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Yevri Sitorus menyoroti dugaan penyadapan terhadap istana yang disebut melibatkan mantan penguasa dan jaringan Mabes Polri. 

Ia melontarkan sindiran keras terhadap sosok yang disebutnya memiliki syahwat kekuasaan berlebihan hingga diduga memerintahkan mantan pejabat kepolisian melakukan penyadapan.

“Sang mantan penguasa yang syahwat kuasanya melebihi kepantasan perintahkan para mantan inspektur vijay dan jaringan mabes menyadap istana. Kena tangkap deh, ngeri banget mainnya ya?” kata Deddy, Selasa (3/11/2026).

Pernyataan Deddy tersebut muncul di tengah beredarnya kabar mengenai sejumlah jenderal Polri yang dikabarkan sempat diamankan dalam operasi pengamanan internal. Kabar itu turut memunculkan sorotan terhadap dugaan aktivitas penyadapan dan dinamika di lingkungan institusi kepolisian.

Dalam pernyataannya, Deddy menyinggung dugaan penggunaan jaringan kepolisian untuk melakukan penyadapan terhadap Istana. Ia menggunakan istilah "mantan inspektur vijay" untuk menyindir pihak-pihak yang disebut terlibat dalam aktivitas tersebut.

Meski demikian, Deddy tidak memaparkan secara terperinci bukti penyadapan maupun identitas pihak-pihak yang dimaksud dalam pernyataannya.

Sebelumnya, beredar kabar mengenai sejumlah petinggi Polri yang disebut sempat diamankan dalam operasi pengamanan internal. Operasi tersebut dikabarkan melibatkan satuan khusus Brimob.

Sejumlah perwira tinggi kepolisian, mulai dari jenderal bintang tiga hingga seorang jenderal bintang empat, disebut dibawa untuk menjalani pemeriksaan di Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Mabes Polri.

Dalam perkembangan informasi yang beredar, jenderal bintang empat tersebut disebut telah dilepaskan. Sementara itu, sejumlah jenderal bintang tiga dikabarkan masih menjalani pemeriksaan.

Namun, hingga informasi tersebut beredar, belum terdapat keterangan resmi yang menjelaskan identitas lengkap para perwira yang diamankan, alasan pemeriksaan, maupun dugaan pelanggaran yang menjadi dasar tindakan internal tersebut.

Pernyataan Deddy dan kabar pemeriksaan sejumlah jenderal Polri itu pun menambah perhatian publik terhadap dugaan penyadapan Istana serta dinamika pengawasan internal di tubuh kepolisian. Kepastian mengenai perkara tersebut masih menunggu penjelasan resmi dari pihak berwenang.

Quote