Ikuti Kami

Dwi Rio Sambodo Minta Revitalisasi Pasar di Ibu Kota Tak Fokus pada Fisik Bangunan 

Revitalisasi pasar harus dimaknai secara menyeluruh, tidak hanya pada fisik bangunan, tetapi juga pada sistem logistik, kebersihan.

Dwi Rio Sambodo Minta Revitalisasi Pasar di Ibu Kota Tak Fokus pada Fisik Bangunan 
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo meminta agar revitalisasi pasar di Jakarta tidak hanya berfokus pada fisik bangunan, tetapi juga dibarengi dengan pembenahan ekosistem pasar sehingga dapat meningkatkan daya tarik masyarakat.

"Revitalisasi pasar harus dimaknai secara menyeluruh, tidak hanya pada fisik bangunan, tetapi juga pada sistem logistik, kebersihan, dan manajemen pengelolaan," kata Rio di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, apabila revitalisasi pasar dilakukan secara menyeluruh, termasuk ekosistemnya, maka diharapkan dapat meningkatkan citra pasar rakyat yang lebih baik.

Baca: DPRD Kota Tasikmalaya Soroti Sistem Pembayaran Listrik PJU

Untuk itu, dia mengusulkan pembentukan unit pengelola pasar yang profesional dan akuntabel di bawah BUMD terkait, dengan dukungan sistem pengadaan barang yang terpusat serta reservasi lapak berbasis digital.

Selain itu, dia menilai integrasi pasar tradisional dengan platform e-commerce lokal penting untuk memperluas akses pemasaran pedagang.

"Pasar tradisional perlu dikembangkan sebagai ruang ekonomi dan sosial, dengan menghadirkan pengalaman berbelanja yang unik dan berkarakter Jakarta," ujar Rio.

Lebih lanjut, dia menambahkan pasar di Jakarta saat ini juga perlu menyediakan area kuliner khas, ruang interaksi publik, ruang kreatif, serta event budaya berkala guna meningkatkan daya tarik pasar.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan pengelola pasar, menurut dia, harus memastikan fasilitas ramah anak dan lansia, termasuk toilet yang bersih dan layak, sembari mendorong pedagang agar menjaga kualitas serta kebersihan produknya sehingga mampu bersaing dengan ritel modern.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meresmikan Pasar Kombongan di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (6/1), yang rampung direvitalisasi setelah mangkrak selama empat tahun.

Baca: Herry Kolondam Tegaskan Jangan Kebiri Hak Rakyat!

“Pasar Kombongan sudah mangkrak selama 4-5 tahun. Hari ini, sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” kata Pramono di Pasar Kombongan, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (6/1).

Dalam sambutannya, dia mengungkapkan revitalisasi Pasar Kombongan merupakan bagian dari upaya menghidupkan kembali pasar-pasar rakyat yang sebelumnya sempat terbengkalai.

Saat ini, pasar tersebut tampil lebih representatif dengan dua lantai yang mampu menampung 121 kios dan 50 los.

Quote