Ikuti Kami

Fraksi PDI Perjuangan Tangsel Bela Guru SD Mater Dei yang Dipolisikan

Christiana dilaporkan ke kepolisian setelah memberikan nasihat kepada salah satu muridnya.

Fraksi PDI Perjuangan Tangsel Bela Guru SD Mater Dei yang Dipolisikan
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tangerang Selatan, Adi Surya.

Jakarta, Gesuri.id – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tangerang Selatan, Adi Surya, angkat bicara mengenai kasus hukum yang menimpa Christiana Budiyati, seorang guru SD Mater Dei. 

Christiana dilaporkan ke kepolisian setelah memberikan nasihat kepada salah satu muridnya.

Baca: Ganjar Pranowo Tekankan Pentingnya Kritik

Adi Surya menegaskan bahwa guru adalah pilar strategis dalam pembentukan karakter bangsa. Menurutnya, tindakan edukatif seperti memberi nasihat tidak sepatutnya berujung pada proses pidana.

Adi Surya menegaskan guru harus mendapatkan ruang aman untuk mendidik tanpa bayang-bayang kriminalisasi selama tidak ada niat jahat (mens rea) atau kekerasan yang disengaja.

Selain itu sebagai negara yang berlandaskan Pancasila, penyelesaian masalah di dunia pendidikan seharusnya mengedepankan musyawarah mufakat dan kearifan lokal.

Untuk itu kepolisian diminta untuk bertindak profesional, objektif, dan tidak tergesa-gesa dalam memproses laporan agar tidak menciptakan preseden buruk bagi dunia pendidikan.

Baca: Ganjar Tekankan Kepemimpinan Strategis

"Selama tidak ada niat jahat dan kekerasan yang disengaja, pendekatan edukatif harus menjadi pertimbangan utama. Kepolisian hendaknya bersikap hati-hati agar marwah pendidik tetap terjaga," tegas Adi Surya.

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tangsel secara resmi mendorong adanya kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan aparat penegak hukum. Tujuannya adalah mencari solusi yang berkeadilan (restorative justice) demi kepentingan terbaik anak tanpa harus mengorbankan rasa aman para guru dalam menjalankan tugasnya.

Quote