Tapanuli Tengah, Gesuri.id — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Pandan bersama Anggota Komisi IX DPR RI, Sihar Sitorus, menggelar sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) bagi masyarakat di Kecamatan Andam Dewi dan Barus, Rabu (5/8).
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman warga mengenai pentingnya jaminan kesehatan serta tata cara pemanfaatan layanan medis secara optimal melalui program tersebut.
Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pandan, Muhammad Hidayat Al-Arieef, dalam pemaparannya mengungkapkan bahwa biaya perawatan untuk penyakit katastropik atau kronis sangatlah tinggi.
Sebagai contoh, biaya tindakan cuci darah bisa mencapai Rp1 juta per tindakan, sementara pemasangan ring jantung dapat menelan biaya hingga ratusan juta rupiah.
"Dengan adanya program JKN yang dibangun melalui semangat gotong royong, beban biaya ratusan juta rupiah tersebut menjadi gratis. Iuran dari peserta yang sehat digunakan untuk membantu peserta lain yang sedang membutuhkan pelayanan kesehatan," ujar Hidayat.
Baca: Ganjar Pranowo Minta Kader Parpol Lebih Responsif
Sejalan dengan hal tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, Sihar Sitorus, menekankan pentingnya edukasi kesehatan yang berkelanjutan.
Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Menurutnya, peningkatan kesadaran preventif ini tidak hanya akan mendongkrak derajat kesehatan masyarakat di Tapanuli Tengah, tetapi juga dapat menekan beban pembiayaan pelayanan kesehatan secara nasional dalam jangka panjang.

















































































