Ikuti Kami

Ganjar Pranowo Minta Kader Parpol Lebih Responsif Kebutuhan Rakyat

Kader PDI Perjuangan harus selalu berpihak kepada rakyat serta menjauhi praktik korupsi apabila ingin mewujudkan pemerintahan yang bersih.

Ganjar Pranowo Minta Kader Parpol Lebih Responsif Kebutuhan Rakyat
Mantan Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo.

Surabaya, Gesuri.id — Mantan Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, mengimbau seluruh partai politik untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kader-kader yang responsif terhadap persoalan publik.

Pesan tersebut disampaikan Ganjar usai menghadiri sidang terbuka promosi doktor pengamat politik sekaligus pendiri Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Senin (20/7).

Ganjar menilai penelitian dalam disertasi Pangi yang berjudul “Suatu Studi tentang Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Split Ticket Voting pada Pemilu Serentak di Sumatera Barat dan Nusa Tenggara Timur” sangat relevan sebagai bahan evaluasi partai politik.

Baca: Ganjar Pranowo Sebut Tragedi Kudatuli Aksi Negara Lumpuhkan

“Disertasi itu menjadi penting dan minimal bagi partai seperti kami di PDI Perjuangan bisa dijadikan referensi atau alat bantu untuk membenahi serta menyiapkan diri menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Ganjar, yang hadir sebagai sesama alumni kuliah pascasarjana Pangi, menyoroti pembahasan mengenai fenomena split ticket voting—praktik ketika pemilih menentukan pilihan politik yang berbeda antara pemilu eksekutif dan legislatif.

Ia membandingkan konsep tersebut dengan yang terjadi di Amerika Serikat, di mana pilihan berbeda kerap digunakan sebagai mekanisme saling mengawasi (check and balances) antarlembaga. 

Namun, Ganjar mempertanyakan sejauh mana teori tersebut berlaku efektif dalam konteks pemilih di Indonesia. Menurutnya, perilaku pemilih di Tanah Air cenderung dinamis dan dominan didorong oleh aspek preferensi figur.

“Ketika diberikan kesempatan bertanya, saya tanyakan: bukankah di Indonesia masyarakat memilih kandidat—baik pusat, daerah, legislatif, maupun eksekutif—sering kali hanya berdasarkan selera? Hari ini seleranya cocok, ya dipilih; jika tidak, ya tidak. Hal itu tentu dipengaruhi oleh banyak faktor,” ungkapnya.

Di sisi lain, Ganjar menyambut baik temuan disertasi Pangi yang menunjukkan bahwa tingkat kedekatan (party-ID) PDI Perjuangan dengan masyarakat tergolong relatif tinggi. Bagi Ganjar, hasil penelitian tersebut menjadi pengingat sekaligus tantangan agar partai terus menjaga kepercayaan publik melalui kerja nyata.

Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda

Ia menegaskan, seluruh unsur partai—mulai dari jajaran struktural, anggota legislatif, hingga pejabat eksekutif—harus sigap merespons dan menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi warga secara cepat.

“Kader PDI Perjuangan harus selalu berpihak kepada rakyat serta menjauhi praktik korupsi apabila ingin mewujudkan pemerintahan yang bersih,” tegas Ganjar.

“Ketika masyarakat membutuhkan penyelesaian cepat, kader tidak perlu menunggu perintah untuk bergerak. Harus sigap dan cepat merespons setiap persoalan rakyat,” pungkasnya.

Quote