Manokwari, Gesuri.id - Pemerintah Kabupaten Manokwari menggelar Gerakan Belanja Massal (Gemas) di Pasar Wosi, Kamis (5/11/2026), dengan melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kegiatan ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus mendorong peningkatan pendapatan pedagang lokal.
Bupati Manokwari, Hermus Indou, dalam sambutannya pada apel gabungan dan kegiatan Gemas mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manokwari untuk berpartisipasi aktif dengan berbelanja langsung di pasar tradisional.
Menurut Hermus, keterlibatan ASN dalam gerakan tersebut bukan sekadar kegiatan berbelanja, melainkan bentuk kepedulian dan dukungan konkret terhadap masyarakat, khususnya para pedagang kecil yang menggantungkan penghidupan dari aktivitas perdagangan di Pasar Wosi.
Ia menegaskan, melalui Gerakan Belanja Massal, pemerintah ingin membangun semangat kebersamaan antara aparatur pemerintah dan masyarakat sekaligus meningkatkan perputaran uang di pasar tradisional.
Hermus mengimbau setiap ASN untuk berbelanja dengan nilai minimal Rp10.000. Namun, angka tersebut bukan merupakan batas maksimal.
ASN diberikan keleluasaan untuk berbelanja lebih banyak sesuai kemampuan masing-masing.
“Minimal Rp10.000. Itu minimal, tetapi di atas itu boleh. Mau menghabiskan Rp100.000 juga boleh,” ujar Hermus.
Ia berharap, partisipasi ASN dalam kegiatan Gemas dapat memberikan dampak langsung bagi para pedagang, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat semakin bergairah dan keberadaan pasar tradisional tetap menjadi salah satu penggerak perekonomian daerah.

















































































