Mimika, Gesuri.id - Ketua Komisi B DPRD Mimika Yohanes Felix Helyanan menyoroti minimnya pesawat yang singgah di Bandara Timika.
Karena minimnya pesawat yang singgah memicu melambungnya harga tiket pesawat terbang ke Bandara Timika.
Baca: Tigor Berharap Demokrasi di Indonesia Maju Sepesat AS
"Pertanyaan masyarakat Mimika sampai sekarang koq hanya dua maskapai (Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air (termasuk Nam Air) yang bisa melayani penerbangan ke Timika," kata Yohannes di Mimika, Minggu (8/7).
Yohannes mencurigai ada unsur kesengajaan yang dilakukan oleh oknum-oknum pejabat Freeport, terutama pejabat PT AVCO yang mengelola Bandara Timika untuk membatasi jumlah maskapai penerbangan yang singgah di bandara buatan Freeport itu.
"Padahal ada banyak maskapai yang mau masuk ke Timika seperti Batik Air, Lion Air dan lain-lain. Ada apa dibalik ini semua sehingga masyarakat Timika dengan terpaksa membeli tiket yang sangat mahal karena tidak ada pilihan lain," imbuh Yohanes.
Kedua maskapai yang berada di bawah payung usaha Lion Grup itu menyatakan siap membuka penerbangan ke Timika, namun hingga sekarang masih terbentur dengan berbagai persyaratan yang diatur oleh Freeport melalui AVCO.
Yohanes yang juga menjabat Ketua DPC PDI-Perjuangan Mimika itu, menilai, harga tiket penerbangan rute Timika-Makassar-Jakarta atau rute Timika-Denpasar-Jakarta yang mencapai sekitar Rp6 jutaan (kelas bisnis) sekali terbang sangat memberatkan masyarakat.
"Masyarakat terpaksa harus membeli tiket yang sangat mahal itu karena tidak ada pilihan lain. Inikan bentuk pemaksaan kehendak dan penjajahan ekonomi terhadap masyarakat kecil," ungkapnya.
Baca: Negosiasi Freeport Sudah Sesuai Ekonomi Pancasila
Atas kondisi itu, ucapnya, Komisi B DPRD Mimika dalam waktu dekat secepatnya memanggil pihak Freeport dan AVCO.
"Kami tidak ada kepentingan di sini. Kami hanya menginginkan masyarakat Timika bisa bepergian ke berbagai daerah dengan harga tiket yang terjangkau karena ada banyak pilihan penerbangan. Ini jangan dibatasi," ujar Yohanes.

















































































