Ikuti Kami

Ini Makna Monumen Bung Karno Dibangun di Prapat 

Pesangrahan ini merupakan tempat penting bagi perjalanan sejarah bangsa ini dan tidak boleh dilupakan oleh masyarakat Sumut.

Ini Makna Monumen Bung Karno Dibangun di Prapat 
Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Rapidin Simbolo.

Parapat, Gesuri.id - Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Rapidin Simbolon mengunjungi rumah tempat pengasingan atau pesangrahan Presiden Pertama RI, Soekarno (Bung Karno), di Prapat, Jumat (11/3). 

“Sesuai dengan pembicaraan kita dengan Gubernur Sumut terkait rencana akan dibangunnya monumen Bung karno, maka kita meninjau lokasi yang nantinya akan berdiri monumen tersebut," kata Rapidin Simbolon.

Baca: Mas Andi Gelar Pentas Wayang di Pulau Karimunjawa

Rapidin melanjutkan PDI Perjuangan mendukung rencana gubernur tersebut. Sebab, pesangrahan ini merupakan tempat penting bagi perjalanan sejarah bangsa ini dan tidak boleh dilupakan oleh masyarakat Sumut.

“Dengan berdirinya monumen Bung Karno maka kita berharap masyarakat bisa melakukan kunjungan wisata sejarah ketempat ini, karena memang tempat ini tidak bisa dipisahkan dari perjalanan sejarah bangsa ini dalam meraih kemerdekaan dan sejarah pemersatuan bangsa ini dari Sabang sampai Meureke dan dari Miangas sampai Rote, jadi bagi penikmat wisata sejarah boleh ke Blitar dan boleh juga ke Parapat untuk lebih mengenal lagi heroisme perjuangan Bung Karno,” tuturnya. 

Sementara itu Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Mangapul Purba Menyebutkan peninjauan ini bersama tim desain mengambil gambar untuk dijadikan kajian teknis pembangunan monumen. 

“Ada dua alternatif yang akan kita tawarkan, akan tetapi tawaran ini menunggu tim desain usai melakukan kegiatannya,” sebutnya.

Ia menegaskan PDI Perjuangan Sumut sangat serius mendorong berdirinya monumen Bung Karno, karena memiliki nilai sejarah yang sangat penting bagi masyarakat Sumut dan Indonesia.

“Sesuai dengan instruksi Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut maka Kami Fraksi PDI Perjuangan akan terus memperjuangkan bedirinya monumen Bung Karno di Parapat ini," katanya.

Baca: Apriliati: Pentingnya Ketahanan Keluarga Saat Pandemi

Rapidin menambahkan dengan adanya Monumen Bung Karno, destinasi wisata di Prapat bisa bertambah dan menumbuhkan sisi perekonomian daerah, terutama masyarakat setempat.

“Kita lihat Makam Bung Karno di Blitar bisa menghidupi masyarakat sekitar karena banyaknya pengunjung. Kita berharap ke depannya pesanggrahan ini bisa juga menjadi pengungkit ekonomi masyarakat sekitar pesanggrahan," ucap mantan Bupati Samosir tersebut.

Quote