Banjarbaru, Gesuri.id — Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ideologi dan Kaderisasi, Djarot Saiful Hidayat, mengajak generasi muda untuk tetap menjaga kewarasan di tengah pergeseran dinamika politik nasional. Ia menekankan pentingnya lahirnya calon pemimpin masa depan melalui proses hukum dan etika persidangan regenerasi yang benar.
Pernyataan tegas tersebut disampaikan Djarot saat menjadi narasumber dalam Diskusi Kepemudaan bertajuk "Menjaga Kewarasan Anak Muda" yang digelar oleh DPC PDI Perjuangan Kota Banjarbaru pada Minggu (1/11/2026) malam.
Baca: Ganjar Pranowo: Dari Pengacara hingga Gubernur
"Sebagai sosok pembawa kewarasan, kita berharap regenerasi mendatang diisi oleh sosok-sosok pemimpin yang jauh lebih waras dan taat asas dibandingkan pemimpin-pemimpin sebelumnya," ujar Djarot tegas di hadapan para peserta.
Djarot menilai ambisi anak muda untuk terjun ke tampuk kepemimpinan adalah hal positif. Namun, hal itu harus dibarengi dengan kepatuhan terhadap aturan main dan prosedur yang sah, bukan dengan menerabas regulasi demi hasil instan.
Dalam forum tersebut, Djarot turut menyinggung polemik Surat Keterangan (Suket) penyetaraan ijazah SMA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang sempat diputus oleh Mahkamah Agung (MA). Menurutnya, isu tersebut bukan sekadar konsumsi internal partai, melainkan perhatian luas publik.
"Bukan hanya menjadi bahasan internal PDI Perjuangan, isu ini sudah disoroti oleh hampir seluruh lapisan masyarakat dan partai politik," jelasnya.
Ia menegaskan, persoalan tersebut harus dijadikan pelajaran berharga bagi proses demokrasi Indonesia. Setiap syarat pencalonan pejabat publik wajib mengacu pada regulasi hukum yang berlaku tanpa pengecualian.
Sementara itu, perwakilan peserta aksi, Wira Surya Wibawa, menyepakati pentingnya peran aktif pemuda dalam menjaga iklim sosial politik yang sehat. Menurutnya, pemuda tidak boleh terbawa arus apatisme meski kondisi berbangsa sedang diuji.
Baca: Ini 7 Fakta Unik & Menarik Tentang Ganjar Pranowo yang Jarang
“Jangan sampai ketika lingkungan atau negara kita sedang tidak waras, kita ikut-ikutan kehilangan arah. Anak muda harus tetap konsisten menjalankan gerakan positif dan progresif,” kata Wira.
Wira mengimbau rekan sebayanya untuk aktif berorganisasi serta membangun kolaborasi sosial demi memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas sesuai kapasitas masing-masing.

















































































