Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi prihatin melihat kondisi kediaman konstituennya yang kini tinggal puing.
"Jadikan kita sudah kunjungi ke rumah itu, di rumah itu ada dua KK yang berjumlah sepuluh orang, sangat prihatin dan kasihan. Memang awalnya sebenarnya rumahnya sudah tidak layak huni," ujar Kepler saat mengunjungi keluarga korban kebakaran di wilayah Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Senin (23/2).
Kehadiran legislator tersebut bertujuan untuk meninjau langsung kondisi para korban serta memberikan dukungan moril maupun materil.
Baca: My Esti Desak BPS Perkuat Koordinasi
Sebagai langkah konkret, Kepler berinisiatif mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong membantu pembangunan kembali rumah korban agar bisa segera ditempati dengan layak.
Ia juga menyatakan komitmennya sebagai anggota legislatif untuk memperjuangkan bantuan rehabilitasi rumah tersebut melalui skema dana Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.
"Secara pribadi sebagai anggota DPRD, nanti di perubahan 2026 rencana mau didorong ke Pokir," tegas Kepler mengenai komitmen jangka panjangnya bagi para korban.
Baca: Ganjar Pranowo Ungkap Masyarakat Takut dengan Pajak
Sambil menunggu proses anggaran tersebut, Kepler bergerak cepat menghubungi jaringan relasi dan rekan-rekannya untuk menyalurkan bantuan darurat guna meringankan beban harian keluarga korban. Saat ini, sejumlah bantuan berupa bahan bangunan hingga paket sembako mulai mengalir ke lokasi musibah.
"Saya juga lagi kontak teman-teman untuk kita gotong royong membantu. Tadi sudah ada yang bantu bahan-bahan bangunan, ada sembako juga. Kebakaran rumah itu memang habis ludes," pungkasnya.
Melalui aksi ini, Kepler berharap beban psikis dan finansial yang dialami kedua keluarga tersebut dapat sedikit berkurang, sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat luas akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran akibat instalasi listrik yang kurang aman.

















































































