Ikuti Kami

Kunjungi Djavaloka Bistro di Pamekasan, Ansari Dorong Kafe Jadi Ruang Produktif Anak Muda

Menurutnya, fungsi kafe saat ini telah bergeser dan berkembang melampaui sekadar tempat menikmati kopi.

Kunjungi Djavaloka Bistro di Pamekasan, Ansari Dorong Kafe Jadi Ruang Produktif Anak Muda
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Hj. Ansari.

Pemekasan, Gesuri.id — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Hj. Ansari, bersama suaminya yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Pamekasan, Taufadi, melakukan kunjungan ke Djavaloka Bistro. 

Restoran dan kafe yang baru saja menggelar grand opening ini berlokasi di Jalan Pasar Pao, Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Selasa (13/10).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pertumbuhan sektor usaha kuliner serta kebangkitan ekonomi kreatif di Kabupaten Pamekasan. Menanggapi maraknya pertumbuhan kafe di wilayah Madura, Hj. Ansari menilai fenomena ini sebagai sinyal positif kemajuan ekonomi daerah.

Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres

“Sebenarnya, menjamurnya kafe di Madura ini mencerminkan kalau Madura sudah sangat maju perekonomiannya,” ujar Hj. Ansari di lokasi.

Menurutnya, fungsi kafe saat ini telah bergeser dan berkembang melampaui sekadar tempat menikmati kopi. Kafe kini dapat dioptimalkan sebagai ruang publik yang produktif untuk berdiskusi, bekerja jarak jauh (remote working), hingga menuangkan ide-ide kreatif.

“Kalau kafe ini tidak hanya sekadar tempat ngopi, kan? Jadi, di sini bisa jadi tempat diskusi, bisa jadi tempat bekerja jarak jauh. Alhamdulillah dengan adanya kafe, khususnya di Djavaloka Bistro ini, benar-benar rasa-rasanya nyaman ya kita ada di sini,” ungkapnya.

Hj. Ansari berharap kehadiran Djavaloka Bistro mampu memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat sekitar, terutama melalui penyerapan tenaga kerja lokal yang masif.

“Ya, mudah-mudahan ini menjadi penggerak untuk perekonomian masyarakat. Yang jelas di sini kan sudah banyak merekrut tenaga kerja, baik itu dari pramusaji, kemudian ada juga di bagian dapur, koki, wah, banyak sekali menyerap tenaga kerja,” imbuhnya.

Terkait dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner secara umum, ia menilai tempat usaha seperti Djavaloka Bistro telah menunjukkan kemandirian bisnis. Kendati demikian, pemerintah tetap berkomitmen mendorong UMKM akar rumput agar mampu mandiri secara ekonomi.

Ia memaparkan, melalui mitra kerjanya, terdapat program kemandirian ekonomi dari Kementerian Sosial yang menyasar masyarakat pada desil 1 hingga 5. Bantuan tersebut disalurkan secara langsung tanpa perantara guna mendukung modal usaha warga, seperti berjualan makanan atau minuman.

Di sela kunjungannya, politisi perempuan tersebut berpesan kepada generasi muda di Pamekasan agar memanfaatkan keberadaan ruang-ruang publik secara bijak dan produktif.

“Saya berharap anak muda yang ada di Madura, khususnya Pamekasan, benar-benar memanfaatkan kafe yang ada di Pamekasan ini secara positif. Tidak hanya tempat nongkrong, tetapi tempat diskusi yang positif, tempat bekerja. Misalnya ada live music itu tentu membikin kreativitas kita, ide-ide kita mungkin lebih cemerlang lagi,” pesannya.

Baca: Ganjar Pranowo: Dari Pengacara hingga Gubernur

Ia pun mengapresiasi kualitas hidangan di Djavaloka Bistro dan berharap tempat usaha tersebut terus konsisten menjaga cita rasa serta pelayanan terbaiknya. Mengaku terkesan dengan menunya, ia menyebut minuman Pure Matcha serta hidangan panggangan perpaduan daging sapi, bebek, ayam, kentang, dan salad menjadi menu favorit pilihannya.

“Tadi saya sudah mencicipi, rasanya luar biasa. Rekomendasi sekali buat teman-teman yang ada di Madura, rasanya sudah internasional,” pungkasnya.

Kunjungan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut turut disambut baik oleh pemilik PT Empat Sekawan Mulia (ESM), H. Suhaydi, bersama jajaran manajemen Djavaloka Bistro.

Quote