Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi C DPRD Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan, Abang Baginda Muhammad Mahfudz Hasibuan, meminta Bank Jateng memperbanyak kantor cabang pembantu sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di wilayah pedesaan.
Harapan tersebut disampaikan agar kinerja Bank Jateng pada tahun 2026 dapat meningkat dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Perlu sosialisasi ke masyarakat desa terkait dengan KUR agar masyarakat tahu,” ujarnya, dikutip Senin (19/1)..
Pengawasan terhadap performa dan kinerja Bank Jawa Tengah sebagai salah satu Perusahaan Daerah (Perusda) milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus dilakukan oleh unsur legislatif. Komisi C DPRD Jawa Tengah yang membidangi perusda, pada awal tahun 2026 ini melaksanakan kegiatan monitoring terhadap bank pelat merah tersebut.
Salah satu kegiatan monitoring dilakukan melalui kunjungan kerja sejumlah anggota Komisi C ke Kantor Bank Jateng Cabang Purwodadi pada Rabu (14/1/2026).
Kunjungan tersebut diisi dengan diskusi bersama pimpinan cabang setempat, serta dihadiri Direktur Utama Bank Jateng Irianto Harko Saputro dan Kepala Bank Jateng Cabang Demak.
Ketua Komisi C DPRD Jawa Tengah, Bambang Haryanto Bachrudin, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk memonitor dan mengevaluasi kinerja Bank Jateng selama tahun 2025. Evaluasi tersebut diharapkan menjadi dasar perbaikan agar pada tahun 2026 Bank Jateng dapat berperan lebih optimal dalam pembangunan Jawa Tengah.
Dalam laporannya, Kepala Bank Jateng Cabang Purwodadi, Cahya Imanuddin Firmansyah, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerapkan sistem digitalisasi dalam berbagai program, salah satunya melalui penggunaan QRIS untuk mempermudah transaksi masyarakat.
Untuk menumbuhkan perekonomian Grobogan, Bank Jateng Purwodadi juga melakukan berbagai terobosan, termasuk sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) guna mendorong kemajuan UMKM serta pengelolaan pegawai yang diharapkan dapat berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat.
“Untuk menumbuhkan perekonomian Grobogan, Bank Jateng melakukan terobosan yaitu mensosialisasikan KUR untuk memajukan UMKM dan pengelolaan pegawai yang diharapkan nanti akan meningkatkan perekonomian masyarakat Grobogan,” ujar Cahya.
Selain itu, Bank Jateng Cabang Purwodadi juga meraih juara 1 Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) yang diberikan langsung oleh Bupati Grobogan sebagai bentuk komitmen dalam pembangunan daerah.
Sementara itu, Kepala Bank Jateng Cabang Demak, Adhi Setiawan, melaporkan komitmen pihaknya dalam menumbuhkan perekonomian Demak melalui program peminjaman kredit usaha, di antaranya untuk sektor ikan asap dan rajungan yang telah menembus pasar ekspor.
Sekretaris Komisi C DPRD Jawa Tengah, Anton Lami Suhadi, menyampaikan bahwa tahun 2026 menjadi perhatian khusus bagi penyusunan strategi yang lebih baik ke depan guna memperkuat peran Bank Jateng dalam pembangunan ekonomi daerah.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Komisi C DPRD Jawa Tengah. Ia menyatakan kesiapan Bank Jateng untuk terus berbenah dan meningkatkan kinerja agar dapat memberikan pelayanan dan kontribusi yang lebih optimal bagi masyarakat Jawa Tengah.

















































































