Ikuti Kami

Pandapotan Sinaga Dorong penguatan Sistem Pengawasan Digital Bagi Pramudi Transjakarta 

Hal itu menyusul insiden kecelakaan dua armada Transjakarta, di Koridor 13, Senin (23/2).

Pandapotan Sinaga Dorong penguatan Sistem Pengawasan Digital Bagi Pramudi Transjakarta 
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Pandapotan Sinaga.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Pandapotan Sinaga, mendorong penguatan sistem pengawasan digital, bagi pramudi PT. Transportasi Jakarta (Transjakarta). 

Hal itu menyusul insiden kecelakaan dua armada Transjakarta, di Koridor 13, Senin (23/2).

Insiden itu terjadi di Jalur Layang Ruas Swadarma arah Cipulir. Melibatkan dua bus, dan mengakibatkan puluhan penumpang luka ringan.

Baca: Ganjar Tegaskan Pemuda Harus Benar-benar Siap 

Dugaan sementara, faktor kelelahan pramudi. Kini, kejadian tersebut masih dalam proses investigasi aparat berwenang.

Pandapotan menyatakan, pada Desember 2025, Komisi B DPRD DKI Jakarta meninjau sistem pengawasan, di Command Center Transjakarta. Dari hasil peninjauan itu, diketahui jumlah personel pengawas belum sebanding, dengan jumlah armada yang beroperasi.

Baca: Ganjar Tekankan Kepemimpinan Strategis 

“Kami sudah melihat langsung di Command Center. Saat itu, sekitar 20 orang mengawasi kurang lebih 5.000 armada. Kondisi tersebut tidak seimbang,” ujar Pandapotan.

Ia menilai, pengawasan berbasis teknologi perlu maksimal, agar seluruh pergerakan armada dapat terdeteksi secara menyeluruh. Serta menekan risiko kecelakaan.

“Pengembangan teknologi penting, untuk memastikan semua armada terpantau dengan baik. Jangan sampai ada celah pengawasan,” ucap politisi PDI Perjuangan itu.

Quote