Ikuti Kami

Percepatan Infrastruktur Jambi, Catatan Edi Purwanto Saat Mendampingi Wamen PU

Oleh: Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (Dapil) daerah pemilihan Jambi, Edi Purwanto.

Percepatan Infrastruktur Jambi, Catatan Edi Purwanto Saat Mendampingi Wamen PU
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (Dapil) daerah pemilihan Jambi, Edi Purwanto saat mendampingi Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Ibu Diana Kusumastuti, dalam kunjungan kerja meninjau sejumlah infrastruktur strategis di Provinsi Jambi, Kamis, 8 Januari 2026.

Jakarta, Gesuri.id - Kamis, 8 Januari 2026 lalu, saya mendampingi Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Ibu Diana Kusumastuti, dalam kunjungan kerja meninjau sejumlah infrastruktur strategis di Provinsi Jambi. Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi kesempatan penting untuk memastikan bahwa pembangunan yang direncanakan benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

Bagi saya, setiap kunjungan pejabat pusat ke daerah adalah momentum. Momentum untuk menyampaikan fakta apa adanya, menyuarakan aspirasi masyarakat, sekaligus mendorong percepatan kebijakan yang selama ini dinanti. Karena pembangunan tidak cukup hanya rapi di atas kertas, ia harus terasa di jalan yang dilewati warga setiap hari.

Salah satu titik perhatian utama dalam kunjungan tersebut adalah wilayah Pijoan. Wilayah ini memiliki peran strategis sebagai jalur penghubung aktivitas ekonomi, sosial, dan mobilitas masyarakat. Namun, kita semua tahu, beban lalu lintas yang tinggi tidak sebanding dengan kapasitas jalan yang ada saat ini.

Di situlah saya menyampaikan secara langsung usulan percepatan pembangunan jalan dua jalur di kawasan Pijoan.

Usulan ini bukan muncul tiba-tiba. Ia lahir dari keluhan masyarakat, dari catatan kecelakaan lalu lintas, dari antrean panjang kendaraan di jam-jam sibuk, dan dari keresahan warga yang setiap hari harus berjibaku dengan kondisi jalan yang semakin padat. Pijoan bukan hanya soal jalan sempit, tapi soal keselamatan, efisiensi waktu, dan kualitas hidup.

Saya sampaikan kepada Ibu Wamen, bahwa pembangunan dua jalur di Pijoan bukan lagi kebutuhan masa depan, melainkan kebutuhan hari ini. Jika ditunda, maka biaya sosial yang ditanggung masyarakat akan jauh lebih besar: kemacetan berkepanjangan, risiko kecelakaan, hingga terhambatnya distribusi barang dan jasa.

Alhamdulillah, respons beliau sangat baik. Saya merasakan ada kesamaan pandangan bahwa pembangunan infrastruktur harus berangkat dari kebutuhan nyata daerah. Insya Allah, dengan komunikasi yang intens dan data yang lengkap, percepatan pembangunan dua jalur ini dapat segera dilaksanakan.
Namun bagi saya, respons positif saja belum cukup.

Pengalaman mengajarkan, bahwa pembangunan membutuhkan konsistensi pengawalan. Sebagai wakil rakyat, tugas saya bukan hanya mengusulkan, tetapi memastikan proses itu berjalan hingga benar-benar terealisasi. Dari perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan di lapangan.

Infrastruktur bukan proyek elitis. Ia adalah urat nadi kehidupan masyarakat. Jalan yang baik berarti waktu tempuh lebih singkat, biaya logistik lebih murah, dan peluang ekonomi yang lebih luas. Jalan yang aman berarti lebih sedikit air mata akibat kecelakaan, lebih banyak senyum karena perjalanan yang tenang.

Dalam setiap dialog di lapangan, saya selalu mengingatkan diri sendiri: pembangunan harus adil secara wilayah dan merata secara manfaat. Jangan sampai ada daerah yang terus tertinggal hanya karena kurang terdengar suaranya. Jambi punya hak yang sama untuk tumbuh dan maju seperti daerah lain.

Kunjungan kerja ini juga memperkuat keyakinan saya bahwa sinergi pusat dan daerah adalah kunci. Tidak ada pembangunan yang bisa berhasil jika berjalan sendiri-sendiri. Pemerintah pusat membutuhkan masukan jujur dari daerah, dan daerah membutuhkan keberpihakan nyata dari pusat.

Saya percaya, ketika komunikasi dibangun dengan niat baik dan data yang jelas, maka solusi akan lebih mudah ditemukan.

Ke depan, saya akan terus mengawal usulan percepatan dua jalur Pijoan ini. Saya ingin memastikan bahwa janji tidak berhenti sebagai wacana, tetapi berubah menjadi kerja nyata yang bisa dirasakan masyarakat. Karena bagi saya, kehadiran negara harus terlihat di jalan yang dilewati rakyatnya, bukan hanya di laporan tahunan.

Pembangunan infrastruktur adalah investasi jangka panjang. Ia tidak selalu langsung terlihat hasilnya, tetapi dampaknya akan dirasakan bertahun-tahun ke depan. Dan tugas kita hari ini adalah memastikan bahwa keputusan yang diambil benar-benar berpihak pada keselamatan, kesejahteraan, dan masa depan masyarakat Jambi.

Itulah komitmen yang terus saya pegang. Mendengar, menyampaikan, dan mengawal. Karena menjadi wakil rakyat bukan soal hadir di acara, tetapi soal hadir dalam setiap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Insya Allah, dengan kerja bersama dan niat yang lurus, Jambi akan terus bergerak maju.

 

Sumber: jambiseru.com

 

Quote