Ikuti Kami

Tekankan Kepemimpinan Lapangan, Wali Kota Magelang Dorong Camat–Lurah Jadi Problem Solver Warga

Efektivitas kebijakan pemerintah daerah sangat bergantung pada kemampuan pimpinan wilayah menerjemahkan program menjadi tindakan nyata

Tekankan Kepemimpinan Lapangan, Wali Kota Magelang Dorong Camat–Lurah Jadi Problem Solver Warga
Kegiatan Pengembangan Kompetensi Kepemimpinan Kolaboratif bagi Camat dan Lurah se-Kota Magelang di Taman Kyai Langgeng, Jumat (2/1/2026) - Foto: Pemkot Magelang

Magelang, Gesuri.id – Wali Kota Magelang Damar Prasetyono yang juga politisi PDI Perjuangan menegaskan camat dan lurah tidak boleh terjebak pada pola kerja administratif semata, melainkan harus hadir langsung sebagai pemimpin lapangan yang responsif terhadap persoalan warga.

Menurutnya, efektivitas kebijakan pemerintah daerah sangat bergantung pada kemampuan pimpinan wilayah menerjemahkan program menjadi tindakan nyata di tingkat paling bawah.

Damar menyampaikan bahwa tantangan perkotaan saat ini menuntut pendekatan kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, dan berpihak pada kebutuhan riil masyarakat.

Beragam persoalan sosial seperti stunting, keamanan lingkungan, hingga kebersihan wilayah tidak bisa diselesaikan dengan cara kerja sektoral dan birokratis semata.

“Di tangan camat dan lurah, kebijakan pemerintah harus berubah menjadi tindakan nyata yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Damar saat memberikan arahan di Taman Kyai Langgeng, Sabtu (3/1).

Ia menilai posisi camat dan lurah sangat strategis sebagai penghubung antara pemerintah dan warga. Karena itu, kemampuan komunikasi, empati sosial, serta keterbukaan terhadap aspirasi masyarakat menjadi faktor kunci dalam membangun kepercayaan publik.

Damar juga menekankan pentingnya kehadiran pemimpin wilayah di tengah warga, tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara emosional dan sosial, agar kebijakan pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Quote