Ikuti Kami

Anak Tokoh Nasional Wacanakan Ikut Daftar Pilkada Solo Lewat PDI Perjuangan

"Anaknya pak Aria Bima rencana 12 (Minggu (12/5) kemudian Teguh Minggu depannya, tanggal 18 (Mei)," papar Paulus.

Anak Tokoh Nasional Wacanakan Ikut Daftar Pilkada Solo Lewat PDI Perjuangan
Ignasia Sukma Putri Maharani atau yang akrab dipanggil Riri.

Jakarta, Gesuri.id - Ketua Tim Penjaringan PDI Perjuangan Kota Solo Paulus Haryoto mengungkapkan, tokoh yang berencana akan mendaftar dalam waktu dekat adalah putri politikus PDI Perjuangan Aria Bima yakni Ignasia Sukma Putri Maharani atau yang akrab dipanggil Riri.

Selain itu Wakil Wali Kota Solo saat ini Teguh Prakosa juga akan mendaftarkan diri.

"Anaknya pak Aria Bima rencana 12 (Minggu (12/5) kemudian Teguh Minggu depannya, tanggal 18 (Mei)," papar Paulus dikutip Selasa (7/5).

Paulus menjelaskan bila kedua orang tersebut sebelumnya men-download berkas secara online. Sehingga pada saatnya nanti tinggal menyerahkan berkas tersebut serta persyaratan administrasi lainnya.

"Memang boleh (men-download berkas). Kemarin Muchus dan Her Suprabu juga berkas pendaftaran di-download," ungkapnya.

Dijelaskan Paulus, PDI Perjuangan masih menjadi magnet bagi masyarakat dari segala latar belakang untuk mendaftar diri sebagai bakal calon yang akan bersaing memperoleh rekomendasi dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

"Ini juga dapat apresiasi dari DPP, karena banyak yang mendaftar lewat kami. Terlepas dari siapapun yang mendapat rekomendasi dari DPP nantinya," ujarnya.

Dia mengakui Pilkada Solo memang jadi pusat perhatian, banyak pihak yang mengincar posisi jadi calon wali kota maupun wakil wali kota Solo.

Wali kota saat ini, yakni Gibran yang jadi calon wakil presiden terpilih, tentu posisinya sebagai AD1 akan kosong. Nah, peta politik di Solo juga memanas untuk menentukan, siapa yang akan bersaing di pilkada nanti sebagai wali kota Solo.

"Kami (PDI Perjuangan) masih mendapat hati, dan kepercayaan di hati masyarakat.  Meski perolehan kursi kami di dewan (DPRD Solo) berkurang tahun ini, tetapi kami masih mendominasi. Yakni masih 40 persen, sehingga itu juga jadi pertimbangan dari pendaftar," urai Paulus.

Disinggung soal langkah agar tidak ada lagi kader yang membelot setelah mendapat rekomendasi dari parpol, seperti yang dilakukan Gibran di Pilpres kemarin, Paulus mengatakan tentu itu nanti dari DPP yang akan melakukan penekanan.

"Kemarin juga sudah ada pesan dari DPP, di mana kader yang diutamakan yang sudah berjuang lama di PDI Perjuangan. Sehingga dari segi loyalitas bisa lebih tinggi," tuturnya.

Lebih lanjut, pendaftaran di PDI Perjuangan Solo akan ditutup pada 24 Mei mendaftar. Setelah itu akan dilakukan verifikasi dan dikirim ke DPP pada akhir bulan ini. Rencananya internal DPC juga akan menggelar mimbar rakyat untuk mengetahui visi-misi masing-masing calon.

Sumbe

Quote