Ikuti Kami

Banteng Balikpapan Buka Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah

Namun, setiap peserta harus memenuhi persyaratan dan peraturan yang dibuat oleh internal PDI Perjuangan.

Banteng Balikpapan Buka Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah
Wakil Sekretaris Internal DPC PDI Perjuangan Balikpapan, Agung Subahari

Jakarta, Gesuri.id - DPC PDI Perjuangan Balikpapan membeberkan persyaratan yang harus dipenuhi bakal calon kepala daerah Pilkada Balikpapan melalui PDI Perjuangan

Wakil Sekretaris Internal DPC PDI Perjuangan Balikpapan, Agung Subahari mengatakan bahwa sesuai arahan DPP, proses penjaringan bakal calon kepala daerah selalu terbuka kepada siapapun yang berminat baik dari internal maupun eksternal.

Namun, setiap peserta harus memenuhi persyaratan dan peraturan yang dibuat oleh internal PDI Perjuangan.

Baca: Pernyataan Oposisi Ganjar Berpotensi jadi Arah PDI Perjuangan

"Kami terbuka bagi siapa pun baik dari internal maupun eksternal, yang penting sesuai dengan asas PDI Perjuangan, yaitu mendukung Pancasila dan semangat gotong royong," tandasnya saat ditemui TribunKaltim.co di Kantor PDIP Balikpapan, kawasan perumahan Sepinggan Pratama, Sabtu (11/5).

Ia juga membeberkan bahwa sejauh ini tercatat ada sebanyak 10 tokoh partai politik maupun tokoh masyarakat yang telah mengambil formulir pendaftaran sebagai calon walikota dan calon wakil walikota Balikpapan pada Pilkada 2024 nanti.

Pihaknya meyakini seluruh calon yang mendaftar tersebut merupakan sosok pemimpin yang memiliki niat untuk memajukan Balikpapan ke depan.

"Saya yakin jika ada niat dari tokoh-tokoh atau siapa pun untuk maju dalam Pilkada Balikpapan. Informasi mengenai persyaratan sudah tersebar dan mereka mungkin sudah mengisi serta menyerahkan formulir pendaftaran. Jadi yang akan direkam adalah mereka yang mengembalikan formulir tersebut," tambahnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, beberapa hari ke depan pihaknya akan memperbarui informasi mengenai jumlah pendaftar di DPC PDI Perjuangan. 

"Sesuai instruksi dari DPP menyatakan bahwa setelah tanggal 15, pendaftaran tidak akan diterima lagi, sesuai dengan kebijakan baru," sebutnya.

Terkait dengan minat masyarakat, PDI Perjuangan juga mengaku telah mencermati perkembangan tersebut.

Baca: Ganjar: Perlu Ada Ruang 'Check and Balances' di Pemerintahan

"Saya yakin tokoh-tokoh di Balikpapan yang telah muncul baik di media dan mendaftar ke kami merupakan orang-orang yang berpotensi," ujar Subahari.

Disinggung dari kesiapan kader untuk ikut serta dalam kontestasi Pilkada Balikpapan tahun ini, ia belum menyebutkan secara pasti.

Namun, ia mengatakan bahwa keikutsertaan PDI Perjuangan sudah final pada Pilkada 2024 ini.

"Saat ini belum ada yang mengambil formulir pendaftaran dari internal kami, namun kami tidak mengetahui apakah ada yang mendaftar secara daring seperti Edi Tarmo dan lainnya. Mereka mungkin mendaftar melalui tautan online atau melalui DPD. Mungkin juga ada yang akan menyerahkan formulir pada saat mendekati batas waktu tanggal 15," urainya.

Quote