Ikuti Kami

Kader dan Simpatisan Partai Wajib Menangkan Hasanah

Kader diminta mengamankan setiap proses dari awal hingga akhir untuk kemenangan calon yang diusung PDI Perjuangan.

Kader dan Simpatisan Partai Wajib Menangkan Hasanah
Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) yang diusung PDI Perjuangan, Tb Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah)

Bandung, Gesuri.id - DPD PDI Perjuangan Jawa Barat memerintahkan seluruh kader, pengurus hingga simpatisan untuk mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) untuk menyalurkan hak suaranya, Rabu (27/6), untuk memilih dan memenangkan Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah) dalam kontestasi Pilgub Jabar serta pasangan calon kepala daerah yang diusung PDI Perjuangan di 16 kota/kabupaten di Jabar.

Baca: Yakin Diperjuangkan, Guru Honorer Bandung Dukung Hasanah

"Kepada seluruh pengurus, kader dan simpatisan, besok adalah hari penentuan dalam merebut posisi eksekutif di tingkat provinsi dan kabupaten dan kota. Jadi mari kita mengawasi, mengawal dan mengamankan setiap proses dari awal hingga akhir untuk kemenangan calon yang diusung PDI Perjuangan," kata Sekretaris DPD Abdy Yuhana, Selasa (26/6).

Abdy mengatakan, seluruh pengurus DPD, DPC, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten dan Kota se-Jabar diminta tetap berada di wilayah penugasan dan daerah pemilihan masing-masing untuk melakukan monitoring dan pendampingan.

"Laporkan setiap perkembangan kondisi di lapangan kepada Ketua dan Sekretaris DPD Partai serta melakukan tindakan yang dianggap perlu sejak hari pencoblosan hingga selesainya proses rekapitulasi perolehan suara dan pengumpulan form C1 di DPC Partai," katanya.

Sebelumnya, Cagub yang akrab disapa Kang Hasan tersebut meminta masyarakat menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Jawa Barat 2018, Rabu (27/6).

"Jangan sampai hak suaranya terbuang dengan sia-sia, pilih pemimpin yang saudara anggap pantas dan layak memimpin Jabar," katanya.

Baca: Hasanah adalah #GubernurZamanNow Era Milenial

Cagub nomor urut 2 itu menyatakan, suara setiap warga yang sudah berhak memilih akan menentukan nasib daerah Jabar lima tahun ke depan, sehingga harus digunakan dengan sebaik-baiknya sesuai hati nurani.

"Jangan tergiur iming-iming politik uang. Sebab, hal tersebut akan mencederai demokrasi di Indonesia, khususnya Jawa Barat," katanya.

 

Quote