Bandung, Gesuri.id— DPD PDI Perjuangan Jawa Barat secara resmi melepas keberangkatan skuad Banteng Jabar FC U-17 yang akan bertanding dalam ajang Soekarno Cup U-17 2026 di Surabaya, Jawa Timur.
Keikutsertaan tim muda ini tidak hanya mengusung target meraih trofi juara, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen partai dalam membina talenta sepak bola usia muda di Jawa Barat.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, mengungkapkan bahwa seluruh pemain telah menjalani rangkaian persiapan intensif selama kurang lebih dua bulan. Dengan bekal latihan mendalam tersebut, Banteng Jabar FC optimistis mampu bersaing secara kompetitif menghadapi tim-tim terbaik dari berbagai daerah.
“Ofisial dan pelatih tadi menyampaikan targetnya adalah juara,” tegas Ono saat memimpin acara pelepasan tim di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Bandung, Senin (3/8/2026).
Turnamen bergengsi Soekarno Cup U-17 2026 dijadwalkan bakal diikuti oleh 16 tim representasi dari 16 provinsi di Indonesia. Bagi PDI Perjuangan Jawa Barat, ajang nasional ini menjadi momentum strategis untuk memberikan panggung bagi para pesepak bola muda daerah dalam menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Pembentukan skuad utama Banteng Jabar FC diawali dari proses seleksi ketat yang melibatkan sekitar 205 pemain muda berbakat dari 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat. Seleksi digelar di dua wilayah strategis, yakni Bandung dan Bekasi, yang kemudian menyaring ratusan peserta menjadi 50 pemain, hingga akhirnya terpilih 25 pemain terbaik.
Komposisi akhir tim terdiri atas 20 pemain kelompok usia U-17 serta lima pemain senior. Sebelum bertolak menuju Surabaya, tim juga telah melakoni sejumlah laga uji coba melawan klub-klub tangguh, seperti Akademi Persib, beberapa Sekolah Sepak Bola (SSB), hingga tim peserta Piala Soeratin guna membangun kekompakan, teknik, dan mental bertanding.
Ono menegaskan, pembentukan Banteng Jabar FC bukan sekadar agenda sesaat untuk mengikuti satu turnamen saja, melainkan bagian dari program berkelanjutan untuk melacak bibit-bibit potensial dari seluruh pelosok Jawa Barat.
“Ini menjadi komitmen PDI Perjuangan terkait pembinaan sepak bola usia muda sekaligus sarana seleksi dan pencarian bakat. Kita harapkan dari U-17 ini anak-anak bisa tersalurkan ke liga nasional, baik Liga 4, Liga 3, Liga 2, bahkan Liga 1,” tutur Ono.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pembinaan olahraga membutuhkan sinergi erat antara pemerintah, masyarakat, insan olahraga, dan para pemangku kepentingan.
Dalam kesempatan tersebut, Ono juga mengapresiasi dukungan moral dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang turut mendoakan dan merestui perjuangan Banteng Jabar FC agar dapat memboyong trofi juara sekaligus membuka peluang bagi Jawa Barat untuk menjadi tuan rumah Soekarno Cup pada 2027 mendatang.

















































































