Purbalingga, Gesuri.id — Anggota DPRD Kabupaten Purbalingga, Nurani Diah Permatasari, membagikan pandangannya mengenai relevansi nilai-nilai Sumpah Pemuda bagi generasi muda saat ini.
Menurutnya, meski kebebasan berekspresi di era digital semakin terbuka, tantangan dalam mengawal isu publik justru kian kompleks.
Nurani menilai, semangat idealisme pemuda dan mahasiswa seharusnya tetap menyala seperti pada era-era sebelumnya. Namun, ia tidak memungkiri adanya pergeseran situasi yang membuat kondisi saat ini terasa kurang relevan dengan dinamika masa lalu.

Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
"Saat ini kita memang bebas berekspresi dan menyampaikan pendapat. Namun, persoalannya adalah bagaimana tanggapan serta tindak lanjut konkret dari pemerintah terhadap aspirasi tersebut," ujar Nurani.
Selain respons pemerintah, Nurani juga menyoroti tingginya tingkat apatisme politik di kalangan generasi muda saat ini. Menurutnya, tidak sedikit anak muda yang enggan bersentuhan dengan dunia politik karena menganggapnya kurang bergengsi.
Oleh karena itu, momen Sumpah Pemuda diharapkan dapat menjadi pemicu kesadaran bagi generasi muda untuk kembali aktif dan tidak tabu terhadap politik.
Baca: Kupas Tuntas Kisah Ganjar Pranowo saat Jadi Anggota DPR RI

"Harapan saya, anak muda harus lebih berani menyuarakan kebenaran dan mau melek politik. Jangan ragu untuk terjun langsung," tegasnya.
Di tengah masifnya penggunaan media sosial saat ini, ia juga mengimbau pemuda agar lebih bijak dan kritis dalam menyaring informasi.
Generasi muda diharapkan mampu menjadi benteng dalam mencegah penyebaran berita bohong (hoax) demi menjaga iklim demokrasi yang sehat.

















































































