Ikuti Kami

Sambut Soekarno Cup 2026, Skuad Banteng Jakarta FC Turun Ke Laut Tanam Mangrove di Pulau Harapan

Momen ini diselaraskan dengan peringatan Hari Mangrove Sedunia yang jatuh setiap tanggal 26 Juli.

Sambut Soekarno Cup 2026, Skuad Banteng Jakarta FC Turun Ke Laut Tanam Mangrove di Pulau Harapan

Jakarta, Gesuri.id – Persiapan Banteng Jakarta FC menjelang turnamen Soekarno Cup 2026 tidak hanya diisi dengan latihan fisik dan taktik. Tim berjuluk Banteng Jakarta ini turut memupuk kepedulian lingkungan dengan menggelar aksi penanaman pohon mangrove di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu.

Aksi lingkungan yang menjadi bagian dari rangkaian Training Camp (TC) ini melibatkan seluruh elemen tim, terdiri atas 23 pemain, 11 ofisial, dan 3 pelatih. Mereka turun langsung menyusuri wilayah pesisir untuk menanam bibit mangrove sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga ekosistem pesisir Indonesia.

Manajer Banteng Jakarta FC, Adiyoga Nusyirwan, menegaskan bahwa penanaman mangrove ini bukan sekadar agenda seremonial belakangan, melainkan langkah konkret membentuk karakter tim yang solid dan peduli sosial.

Baca: Empat Keberhasilan Ganjar Pranowo Selama Menjadi Gubernur

"Kami ingin membangun tim yang tidak hanya kuat di dalam lapangan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan. Sepak bola adalah alat pemersatu, sedangkan kepedulian terhadap alam merupakan tanggung jawab bersama," ujar Adiyoga.

Adiyoga menjelaskan, aksi ekologis ini merupakan tindak lanjut atas arahan Ketua Umum PDI Perjuangan dalam forum Kongres dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Momen ini diselaraskan dengan peringatan Hari Mangrove Sedunia yang jatuh setiap tanggal 26 Juli. Melalui kegiatan ini, TC Banteng Jakarta FC dirancang tidak hanya sebagai wadah pembinaan atletik, melainkan juga sarana edukasi karakter dan pemahaman ekologis.

"Instruksi Ketua Umum sangat jelas, menjaga lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab kita sebagai anak bangsa. Tidak cukup hanya berbicara mengenai pelestarian alam, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata," tegasnya.

Pemilihan Pulau Harapan sebagai lokasi penanaman dinilai sangat strategis. Sebagai salah satu pulau permukiman padat di Kepulauan Seribu, wilayah ini menghadapi ancaman abrasi, intrusi air laut, serta penurunan permukaan tanah akibat tingginya aktivitas manusia.

Sebagai negara dengan kawasan mangrove terluas di dunia, keberadaan pohon bakau sangat vital sebagai benteng alami untuk menahan laju gelombang laut dan menjaga stabilitas daratan pesisir Indonesia.

Baca: Ini 3 Faktor yang Membuat Ganjar Pranowo Menjadi Capres Terkuat!

Di samping manfaat ekologisnya, Adiyoga mengungkapkan adanya filosofi khusus di balik pemilihan nama lokasi kegiatan.

"Pulau ini bernama Harapan, dan kami memaknainya sebagai tempat untuk menanam harapan. Harapan agar alam tetap lestari, masyarakat pesisir terlindungi, dan semangat kebersamaan ini menjadi energi positif yang membawa Banteng Jakarta FC meraih prestasi terbaik di Soekarno Cup 2026," tuturnya optimis.

Melalui aksi ini, Banteng Jakarta FC ingin menegaskan bahwa ukuran keberhasilan sebuah tim tidak hanya dihitung dari trofi atau jumlah gol, melainkan juga dari jejak kebaikan yang ditanamkan bagi masyarakat dan lingkungan.

Quote