Singkawang, Gesuri.id – Kota Singkawang kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Kali ini, Pemerintah Kota Singkawang meraih Anugerah Cita Negeri 2026 kategori Cita Daerah Damai dan Aman yang diselenggarakan Kompas TV.
Penghargaan tersebut diterima langsung Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, di Studio 1 Kompas TV. Ia didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Singkawang, Chantal Novyanti.
Bagi Tjhai Chui Mie, penghargaan ini bukan hanya sebagai bentuk apresiasi, melainkan pengakuan atas komitmen masyarakat dalam menjaga kerukunan dan keberagaman di Kota Singkawang.
Ia mengatakan, pembangunan Singkawang tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik maupun besarnya anggaran daerah, tetapi juga pada kekuatan toleransi dan gotong royong masyarakat lintas suku dan agama.
“Singkawang tidak dibangun dengan gedung-gedung tinggi, tetapi dibangun dengan toleransi. Singkawang tidak hanya membangun menggunakan APBD yang besar, tetapi dengan gotong royong dari berbagai suku dan agama yang ada di Kota Singkawang,” kata Tjhai Chui Mie, dikutip Selasa (3/11/2026).
Menurutnya, cita-cita besar bangsa justru berawal dari daerah. Karena itu, menjaga kedamaian dan persatuan di tengah keberagaman menjadi bagian penting dari pembangunan yang harus terus dirawat.
Ia menyebut, Anugerah Cita Negeri 2026 menjadi pengingat bahwa keberhasilan membangun daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan masyarakat hidup berdampingan secara harmonis. “ Mari tetap merawat keberagaman, mari merawat Indonesia Mini. Singkawang harus tetap menjadi kota yang damai, rukun, dan toleran,” ujarnya.
Atas penghargaan tersebut, Tjhai Chui Mie menyampaikan apresiasi kepada Kompas TV, khususnya Direktur Kompas TV Rosyana Silalahi beserta seluruh jajaran yang telah menyelenggarakan Anugerah Cita Negeri 2026. Ia juga menyampaikan selamat kepada seluruh daerah penerima penghargaan dan berharap semangat menjaga persatuan terus menjadi kekuatan dalam membangun Indonesia dari daerah.
Ajang penganugerahan turut dihadiri sejumlah menteri, diantara Menteri Dalam Negeri, Menteri Agama, Menteri Sosial dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional.

















































































