Ikuti Kami

Bupati Nias Selatan Kunker 6 Hari di Kepulauan Batu: Luncurkan Amada Bus Air RoRo Hingga Pantau Infrastruktur

Tujuan utama kunker ini adalah untuk melihat langsung kondisi wilayah dan menyerap aspirasi masyarakat.

Bupati Nias Selatan Kunker 6 Hari di Kepulauan Batu: Luncurkan Amada Bus Air RoRo Hingga Pantau Infrastruktur
Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia bersama rombongan tiba di Pelabuhan Tello, Senin, 2 November 2026 dalam rangka kunjungan kerja di wilayah Kepulauan Batu, Nias Selatan - Foto: Diskominfo Nias Selatan

Nias Selatan, Gesuri.id – Bupati Nias Selatan yang juga politisi PDI Perjuangan Sokhiatulo Laia menjadwalkan kunjungan kerja (kunker) selama enam hari di Kepulauan Batu mulai 2 hingga 7 November 2026, Selasa (3/11/2026).

Agenda kunker meliputi peluncuran armada penyeberangan kapal Bus Air RoRo KMP Hafamati HF, penyerahan SK PPPK Paruh Waktu, peresmian gedung camat, rapat koordinasi lintas sektor, sosialisasi tata kelola keuangan desa, hingga pemantauan infrastruktur daerah.

Bupati juga didampingi Plh. Sekda Amsarno S. Sarumaha, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum, serta sejumlah Kepala OPD dan Inspektorat.

Agenda pertama adalah peluncuran armada kapal penyeberangan Bus Air RoRo KMP Hafamati HF yang akan melayani rute antar-pulau di Kepulauan Batu. Selanjutnya, penyerahan SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu yang akan dilaksanakan di Aula Kantor Camat Pulau-Pulau Batu, sekaligus penyerahan kepada 130 penerima manfaat melalui BKPSDM.

Pada kesempatan itu juga, Bupati bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKPD) akan melakukan pemantauan infrastruktur dan aset pemerintah daerah.

Bupati Sokhiatulo Laia kepada Waspada Online, Rabu (3/11/2026), menyampaikan bahwa tujuan utama kunker ini adalah untuk melihat langsung kondisi wilayah dan menyerap aspirasi masyarakat.

Langganan berita online

"Tujuan kunker ini untuk melihat secara langsung kondisi pembangunan, sarana prasarana, serta kebutuhan mendesak yang menjadi prioritas di tingkat kecamatan dan desa," ujar Bupati.

Quote