Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Makassar, Andi Suhada Sappaile, menegaskan arah baru kepengurusan partai setelah kembali dipercaya menjabat kursi kosong satu Makassar.
Anggota DPRD Kota Makassar ini menekankan, struktur baru kini diisi banyak wajah kader muda sebagai strategi menyongsong pertarungan Pemilu 2030 dan merebut kembali suara akar rumput.
“Saya bilang wajah baru karena kami ingin penyebaran, dan tentunya juga bukan hanya sekedar penyebaran tetapi kami ingin melihat potensi apa yang akan dilaksanakan oleh pengurus-pengurus yang baru ini,” ujarnya, dikutip Sabtu (29/11/2025).
Ia menambahkan, DPP PDI Perjuangan juga menyarankan untuk merekrut anak muda. Sebab, partai berlambang banteng itu ingin ada wajah-wajah yang penuh semangat muda di dalam kepengurusan partai.
Sejalan dengan arahan Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri, Suhada juga menegaskan, strategi utamanya ke depan adalah kembali turun langsung ke masyarakat, memperkuat sentuhan di tingkat grassroot, dan bekerja bersama rakyat.
”Tujuannya, PDI Perjuangan Makassar dapat memulihkan perolehan suara, bahkan menambah kursi pada Pemilu 2030,” ucapnya.
Suhada yang sempat menempati posisi Wakil Ketua DPRD Kota Makassar ini mengingatkan, pada Pemilu 2024 lalu partainya kehilangan satu kursi dari enam kursi yang diraih pada 2019.
Sehingga menurutnya, konsolidasi internal dan perebutan basis suara menjadi pekerjaan penting yang tidak bisa diremehkan.
“Sekarang ini kita tidak boleh memandang enteng kepada partai baru. Karena setiap partai ini mengambil suara yang ada pada partai lain dan kami pun seperti itu,” urainya.
”Apalagi banyak (kader) yang lepas dari PDI Perjuangan mungkin saja mereka akan mengambil kantong-kantong suara di sana,” sambung Suhada.
Selain mengangkat kader muda, kepengurusan baru juga memperkuat keterwakilan perempuan. Jumlah pengurus meningkat dari 19 menjadi 21, dengan sekitar sembilan perempuan di dalamnya.
Ia mengakui, jumlah ini melampaui batas minimal 30 persen yang diwajibkan partai.
“Karena memang kami diinstruksikan dari DPP untuk meraih suara-suara muda, dan juga jangan lupa dengan keterwakilan perempuan yang 30 persen,” jelas Suhada.
Ia pun menegaskan bahwa pemilih milenial menjadi salah satu target utama PDI Perjuangan untuk memperkuat basis suara partai di Kota Makassar.

















































































