Jakarta, Gesuri.id - DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar Konsolidasi Internal Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di Crown Victoria Hotel, Minggu (19/4).
Langkah ini diambil guna memperkuat struktur hingga tingkat akar rumput sekaligus menjawab tantangan regenerasi kepemimpinan dengan melibatkan generasi muda secara aktif.
Wakil Ketua Bidang Sumberdaya DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Pulung Agustanto, menyatakan bahwa agenda ini merupakan prioritas bagi 14 daerah di Jawa Timur yang dianggap sebagai basis kekuatan partai. Menurutnya, konsolidasi di Tulungagung ini menjadi kelanjutan dari rangkaian Musancab yang sebelumnya telah sukses dilaksanakan di Kota Blitar.
"Penekanannya bukan hanya acara seremonial, tetapi bagaimana struktur partai di tingkat bawah benar-benar solid dan berjalan efektif," ujar Pulung saat ditemui di lokasi acara.
Dalam perombakan struktur kali ini, PDI Perjuangan memberikan ruang luas bagi Gen Z dan kaum perempuan untuk mengisi posisi strategis. Pulung memaparkan bahwa pihaknya mematok target keterwakilan minimal 20 persen bagi kalangan Gen Z dan 30 persen bagi perempuan dalam kepengurusan.
"Semua target keterwakilan itu sudah terpenuhi," tegas Pulung singkat.
Langkah inklusif ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan data internal partai, sekitar 52 persen pemilih pada pemilu mendatang berasal dari kalangan Gen Z. Pulung menyadari bahwa karakter pemilih muda memerlukan pendekatan yang berbeda dan fleksibilitas organisasi.
"Gen Z memiliki cara pandang yang berbeda. Kalau partai tidak fleksibel dan tidak melibatkan mereka, pasti akan tertinggal," tambahnya.
Selain penguatan internal, Musancab ini juga menjadi ajang pemetaan kekuatan menuju Pemilu Legislatif. Saat ini, PDIP menguasai 12 kursi di DPRD Tulungagung dan menargetkan kenaikan menjadi 15 kursi. Pulung mengakui tantangan ke depan tidaklah ringan, namun persiapan dini menjadi kunci kemenangan.
"Situasi memang tidak mudah, tetapi kita sudah mulai pemanasan sejak sekarang. Harapannya di tahun 2026 ini mesin partai sudah berjalan optimal," jelasnya.
Terkait posisi strategis di legislatif, termasuk jabatan Ketua DPRD Tulungagung, DPD PDI Perjuangan Jatim menegaskan bahwa evaluasi kinerja dilakukan secara rutin setiap tahun. Penilaian objektif terhadap kedisiplinan dan kinerja kader akan menjadi penentu posisi mereka di masa depan. Proses penjaringan bakal calon legislatif maupun kepala daerah pun direncanakan mulai bergulir pada tahun ini.

















































































