Ikuti Kami

Empat Kepala Daerah Ini Akui Partai Anti Mahar Politik

Keempatnya memberikan testimoni tentang PDI Perjuangan.

Empat Kepala Daerah Ini Akui Partai Anti Mahar Politik
Walikota Semarang Hendrar Prihadi. (Foto: gesuri.id/Elva Nurrul Prastiwi)

Jakarta, Gesuri.id - DPP PDI Perjuangan menggelar diskusi bertajuk 'Kesiapan PDI Perjuangan menuju Pilkada 2020 dan Testimoni Para Kepala Daerah' di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (5/8).

Acara tersebut hadir sejumlah kepala daerah dari PDI Perjuangan seperti Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Bupati Puncak Willem Wandik, dan Bupati Boven Digul Benediktus Tambonop. 

Keempatnya memberikan testimoni tentang PDI Perjuangan. Mereka mengaku berhutang budi dan mengapresiasi proses penjaringan partai berlambang banteng itu yang bersih dari mahar politik.

Baca: Razia Buku Berbau Kiri, Nurdin Abdullah Akan Tindak BMI

"Kami sangat berhutang budi ke PDI Perjuangan karena mendapat dukungan penuh dari Ibu Megawati Soekarnoputri," ujar Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

Nurdin juga merasa terkejut sebab untuk menjadi kepala daerah dari PDI Perjuangan ternyata terbebas dari mahar politik

"Kami sangat kaget karena tidak ada mahar dan lain-lain," kata Nurdin.

Tak hanya itu, Nurdin mengaku bahwa PDI Perjuangan juga sangat total mendukung kadernya yang menjadi kepala daerah. Seperti saat ini, dimana dia tengah digoyang DPRD setempat lewat hak angket. Dan dia bersaksi fraksi PDI Perjuangan menjaganya dan pasang badan.

"Kalau parpol lain goyang, PDI Perjuangan tetap kokoh usung kita," imbuh Nurdin.

Diapun berjanji menjaga marwah parpol pendukungnya, khususnya PDI Perjuangan, yakni dengan menciptakan pemerintahan bersih di Sulsel. "Kita libatkan KPK. Kita benahi sistem agar tak ada program mubazir. Anggaran harus optimal," katanya.

Nurdin Abdullah menyampaikan harapan agar PDI Perjuangan terus mencari anak-anak bangsa terbaik untuk dididik menjadi calon kepala daerah. Apalagi akses untuk menjadi calon kepala daerah bukanlah mudah. 

"Insya Allah kongres V PDI Perjuangan nanti mempercepat kemajuan Indonesia dan di pilkada 2020 akan banyak pemimpin daerah yang dihasilkan oleh PDI Perjuangan," kata Nurdin.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Bupati Puncak, Propinsi Papua Willem Wandik, juga menyampaikan testimoni yang sama. Kata dia, PDI Perjuangan telah mengawalnya untuk melaksanakan pemerintahan di Kabupaten Puncak sehingga tak lagi terbelakang dan terisolir. Dan Willem juga bersaksi bahwa dirinya disokong penuh oleh PDI Perjuangan saat pilkada lalu.

"PDI Perjuangan tidak pernah minta mahar. Tidak ada. Itu Puji Tuhan. Kami tidak ada mahar. Di daerah itu biasa maharnya luar biasa, tapi di PDI Perjuangan tidak pernah ada mahar-mahar," kata Willem.

Begitupun Bupati Boven Digul, Papua, Benediktus Tambonop, yang mengaku dirinya mendapatkan surat penugasan untuk menjadi calon kepala daerah. Setelah dia mengikuti sekolah partai angkatan yang pertama.

"Saya bertekad membangun Boven Digoel sesuai prinsip Trisakti Bung Karno," ujar Benediktus.

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, mengatakan dirinya bisa dianggap berhasil membangun Semarang adalah karena bertindak mengikuti ideologi partai. Dirinya juga menjalankan hal-hal yang diajarkan dalam sekolah partai PDI Perjuangan.

Dia mengakui bahwa kerja keras  sebagai kader partai juga berjalan sinergis dengan hasil perolehan suara partai dalam pemilu 2019 lalu.

"Kami ini kader partai dan masyarakat tahu. Ada hubungan erat diantara keberhasilan program dan pencapaian program pemerintah dengan keberhasilan partai," kata Mas Hendi, sapaan akrabnya.

Baca: Capai 'Hattrick' di 2024, Pekerjaan Rumah yang Berat

Direktur Eksekutif Poltracking Hanta Yudha mengatakan para kepala daerah itu adalah mutiara-mutiara yang ditemukan oleh PDI Perjuangan. Dia mendukung langkah partai itu mengedepankan suara para kepala daerah berprestasi itu. Sehingga publik juga tahu bahwa parpol juga bertindak untuk kaderisasi kepemimpinan nasional, bukan sekedar rebutan kursi pimpinan.

"Sangat baik bila mutiara-mutiara PDI Perjuangan ini disampaikan ke publik. Semakin banyak dikenalkan semakin baik," kata Hanta Yudha.

Quote