Blitar, Gesuri.id – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan bahwa kegiatan Soekarno Run bukan sekedar ajang olahraga lari, melainkan memiliki makna filosofis untuk menanamkan keberanian, semangat, dan sikap pantang menyerah dalam mencapai tujuan.
Hal tersebut disampaikan Eri Cahyadi dalam acara Soekarno Run yang dijadwalkan berlangsung di Blitar pada 8 November 2026. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut terus digelar di berbagai daerah di Jawa Timur, di antaranya Surabaya, Banyuwangi, dan Blitar.
“Karena lari ini bukan hanya sekadar lari, tetapi memiliki makna. Yang pertama adalah memulai keberanian kita untuk memulai sesuatu yang baru. Di dalam lari ini juga, kita memiliki semangat untuk terus mencapai tujuan,” ujar Eri Cahyadi.
Menurutnya, olahraga lari mengajarkan setiap peserta untuk memiliki tekad kuat dan tidak mudah menyerah sebelum mencapai garis finis. Nilai-nilai tersebut, kata dia, menjadi filosofi utama dalam penyelenggaraan Soekarno Run.
Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

“Dari semangat itu, kita diajarkan untuk pantang menyerah agar bisa sampai di garis finis. Itulah filosofi dari Soekarno Run,” tuturnya.
Eri juga menegaskan bahwa Soekarno Run menjadi salah satu sarana untuk mengajak generasi muda mewarisi semangat perjuangan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno.
Ia mengibaratkan kegiatan tersebut sebagai bentuk meneruskan perjuangan para pahlawan setelah Indonesia meraih kemerdekaan. Menurutnya, perjuangan saat ini dapat diwujudkan melalui keberanian untuk memulai kebaikan, semangat dalam mencapai tujuan, serta sikap pantang menyerah dalam menebarkan manfaat bagi masyarakat.

Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
“Bagaimana kita, para pemuda dan kita semuanya yang ikut Soekarno Run ini bisa mewarisi api perjuangan dari Soekarno. Dengan keberanian memulai kebaikan, punya semangat untuk mencapai tujuan, dan pantang menyerah untuk menebar kebaikan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Eri menyampaikan bahwa kegiatan Soekarno Run direncanakan akan diselenggarakan di berbagai wilayah di Jawa Timur. Hal ini menjadi bagian dari upaya memperluas pelaksanaan kegiatan sekaligus memperkenalkan nilai-nilai perjuangan Bung Karno kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Eri juga menyebutkan bahwa jumlah peserta Soekarno Run di Blitar diperkirakan mencapai lebih dari 4.000 orang. Ia kemudian mempersilakan Bupati Blitar untuk menyampaikan informasi lebih lanjut mengenai jumlah peserta dan persiapan teknis pelaksanaan kegiatan.
Melalui Soekarno Run, nilai-nilai perjuangan diharapkan tidak hanya dikenang sebagai bagian dari sejarah, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui semangat, keberanian, dan konsistensi dalam melakukan hal-hal positif.

















































































