Ikuti Kami

Bupati Ronald Kandoli dan Bank Indonesia Perkuat Digitalisasi Pajak Daerah

Pentingnya menghilangkan ego sektoral, memperkuat koordinasi antar perangkat daerah, dan menyusun rencana aksi yang terukur

Bupati Ronald Kandoli dan Bank Indonesia Perkuat Digitalisasi Pajak Daerah
Kepala BI Perwakilan Sulut Joko Supratikto dan Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli saat melakukan HLM TP2DD, di MInahasa Tenggara - Foto: ANTARA/HO-BI

Manado, Gesuri.id - Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli menegaskan Rapat Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah untuk mengoptimalkan pendapatan daerah lewat transaksi nontunai (HLM TP2DD), adalah momentum konsolidasi untuk memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Ronald menginstruksikan pemutakhiran data pajak, intensifikasi dan ekstensifikasi penerimaan, serta perluasan pembayaran nontunai melalui QRIS, ecommerce, dan internet banking pada sektor retribusi pasar, parkir, dan perizinan. 

"Penguatan tersebut perlu diiringi integrasi pencatatan transaksi dan peningkatan pengawasan untuk meminimalkan potensi kebocoran serta membangun kepercayaan publik" ujarnya, dikutip Sabtu (7/11/2026).

Ronald juga menekankan pentingnya menghilangkan ego sektoral, memperkuat koordinasi antar perangkat daerah, dan menyusun rencana aksi yang terukur sebagai tindak lanjut HLM ('High Level Meeting').

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) memperkuat digitalisasi pajak dan retribusi daerah pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Pada Semester I-2026, Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Minahasa Tenggara mencapai 97,50 persen, meningkat dari 97,25 persen pada semester sebelumnya. 

Capaian ini menempatkan Minahasa Tenggara pada peringkat ke-7 dari 70 kabupaten se-Sulawesi. Aspek penilaian yang harus ditingkatkan adalah aspek realisasi. 

Hal ini menunjukkan tantangan yang harus diselesaikan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara adalah mengoptimalkan pemanfaatan kanal pembayaran nontunai untuk meningkatkan penerimaan daerah. 

Kegiatan HLM ini juga dirangkaikan dengan penyerahan insentif kepada perangkat daerah dan kecamatan dengan capaian penghimpunan pajak dan retribusi melalui kanal digital tertinggi. 

Dengan dukungan sinergi bersama Bank Indonesia, apresiasi diberikan kepada RSUD Mitra Sehat pada kategori SKPD, serta Kecamatan Ratahan dan Kecamatan Silian Raya pada kategori kecamatan. 

Apresiasi ini menegaskan bahwa keberhasilan digitalisasi membutuhkan kolaborasi dan inovasi hingga ke tingkat pelaksana layanan publik. 

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara bersama Bank Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam mengoptimalkan transaksi nontunai, meningkatkan PAD, serta mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang semakin transparan, efisien, dan akuntabel demi peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Quote