Ikuti Kami

Gelar PKP di Sleman, PDI Perjuangan Tegaskan Kader Tak Cuma Paham Teori tapi Wajib Turun ke Rakyat

Kesadaran ideologis berbasis Pancasila 1 Juni 1945 tidak boleh berhenti pada tataran teori semata.

Gelar PKP di Sleman, PDI Perjuangan Tegaskan Kader Tak Cuma Paham Teori tapi Wajib Turun ke Rakyat
​Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemuda dan Olahraga, MY Esti Wijayatii.

​Sleman, Gesuri.id — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi membuka Pendidikan Kader Pratama (PKP) untuk wilayah Kabupaten Sleman. 

Berlangsung selama tiga hari, 31 Oktober hingga 2 November 2026, di Hotel Eden 2, Hargobinangun, Pakem, Sleman, kegiatan ini menekankan penguatan ideologi Pancasila serta kerja nyata di tengah masyarakat.

​Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemuda dan Olahraga, MY Esti Wijayati, menegaskan bahwa kesadaran ideologis berbasis Pancasila 1 Juni 1945 tidak boleh berhenti pada tataran teori semata.

Baca: Ganjar Pranowo: Dari Pengacara hingga Gubernur

​“Saya membaca pidato Bung Karno berkali-kali tentang Pancasila 1 Juni 1945 di hadapan sidang BPUPKI. Dibaca, dipahami, dipraktikkan jadi tindakan,” ujar Esti saat membuka acara.

​Esti menuturkan, bentuk konkret dari penerapan ideologi adalah kehadiran kader secara langsung di lapangan. Anggota DPR RI Dapil DIY tersebut menilai kepekaan kader terhadap kondisi rakyat bisa diukur dari hal-hal mendasar, seperti memantau harga kebutuhan pokok.

​"Kader itu harus tahu harga beras sekarang berapa. Ibu (Megawati) kalau tanya seperti itu, ditanya tidak tahu, berarti nggak turun memahami kehidupan rakyat," tegasnya di hadapan para peserta.

​Ia menambahkan, kerja politik partai tidak boleh terpisah dari realitas sosial. Oleh karena itu, kader yang menduduki posisi di legislatif maupun eksekutif diminta memberi ruang serta merangkul kader-kader muda dalam agenda perjuangan kerakyatan.

​“Kaderisasi ini harus dijaga, habis acara ini jangan dibiarkan seperti tahun-tahun sebelumnya,” tambah Esti.

Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres

​Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD PDI Perjuangan DIY, Nuryadi, menekankan bahwa tugas partai bukan sekadar memenangkan kontestasi pemilu, melainkan membumikan Pancasila, Marhaenisme, dan Trisakti Bung Karno.

​"Tantangan kita di DIY bukan saja bagaimana kita menang dalam pemilu, tetapi menang memperjuangkan ideologi," kata Nuryadi.

​Mengenai regenerasi, Nuryadi mengaku sangat terbuka terhadap masuknya anak-anak muda ke panggung politik partai. Namun, ia memberi catatan bahwa regenerasi harus diimbangi dengan fondasi ideologi yang kokoh.

​"Saya itu terbuka dengan kader-kader muda, tapi harus kuat ideologinya," tuturnya.

​Pelaksanaan PKP secara bertahap ini diharapkan menjadi sarana evaluasi dan pemantauan berkelanjutan untuk melahirkan kader yang tangguh, berkarakter, serta berpihak pada kesejahteraan rakyat.

Quote