Bandar Lampung, Gesuri.id — Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung, Winarti, menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam membangun komunikasi politik yang kreatif, cerdas, dan adaptif di era digital.
Menurutnya, media sosial kini menjadi ruang strategis untuk menyampaikan gagasan, memperluas informasi, sekaligus mendekatkan partai politik dengan masyarakat.
Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo
"Anak muda memiliki energi kreatif dan cara pandang segar yang sangat dibutuhkan untuk membawa warna baru dalam komunikasi politik yang lebih santun, cerdas, dan mencerahkan masyarakat," ujar Winarti di sela-sela kegiatan.
Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pendidikan Politik Media Sosial dan Digital yang dihelat di Kantor DPD PDI Perjuangan Lampung, Jumat (30/10).
Acara ini diikuti oleh puluhan pemuda yang antusias menyimak pembekalan seputar perkembangan media digital serta strategi komunikasi politik di tengah arus informasi yang bergerak cepat.
Dalam kesempatan itu, Winarti juga menekankan agar platform digital dimanfaatkan secara positif dan produktif demi kemajuan bersama.

"Media sosial bukan sekadar tempat berbagi cerita, tetapi ruang pengabdian digital. Mari kita gunakan platform ini untuk menyebarkan optimisme, gagasan membangun, dan mempererat kebersamaan," tegasnya.
Hadir sebagai narasumber, Kepala Tim Komunikasi Politik dan Strategi Media DPP PDI Perjuangan, Mohamad Guntur Romli. Dalam paparannya, Guntur Romli membagikan strategi praktis mengenai pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi politik, teknik membangun narasi, serta cara menyampaikan pesan secara efektif dan menarik kepada publik.
Melalui pelatihan ini, DPD PDI Perjuangan Lampung berharap generasi muda tidak sekadar menjadi pengguna media sosial, melainkan bertransformasi menjadi komunikator digital yang aktif, kritis, kreatif, dan bertanggung jawab.
Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur

Winarti pun optimistis bahwa dengan pembekalan ini, pemuda daerah mampu membawa perubahan nyata di tengah masyarakat.
"Kami ingin generasi muda Lampung menjadi motor penggerak literasi digital yang tidak hanya kritis, tetapi juga solutif dalam menghadirkan informasi yang bermanfaat bagi kemajuan daerah," pungkas Winarti.


















































































