Kec. Srono, Gesuri.id - Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Srono, Nanang Muslim, mengajak seluruh kader partai dari tingkat kecamatan hingga dusun untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan hadir langsung di tengah masyarakat.
Ajakan itu disampaikan dalam Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musanran) PDI Perjuangan Kecamatan Srono di Kandang Banteng Desa Wonosobo, Kecamatan Srono.
”Mari kita bersama-sama turun langsung ke masyarakat. Banyak warga di bawah yang membutuhkan kehadiran kita. Mari kita buat PDI Perjuangan di Kecamatan Srono ini semakin solid dan mengakar,” tegas Nanang Muslim dalam pidatonya, Senin (5/10/2026).
Musran dan Musanran tersebut menjadi momentum perapian struktur organisasi PDI Perjuangan di Kecamatan Srono. Konsolidasi mencakup 10 pengurus ranting di tingkat desa dan 42 pengurus anak ranting di tingkat dusun untuk periode kepengurusan 2026–2031.
Dalam struktur tersebut, setiap kepengurusan ranting diisi tujuh pengurus, sedangkan kepengurusan anak ranting terdiri dari lima pengurus. Nanang Muslim dipercaya memimpin PAC PDI Perjuangan Srono untuk periode 2026–2031.
Kegiatan konsolidasi organisasi itu dihadiri kader dari berbagai tingkatan. Para kader memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti agenda musyawarah sekaligus memperkuat koordinasi internal partai.
Musran dan Musanran juga dihadiri jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan. Di antaranya Wagiyanto selaku Wakil Ketua Bidang Pemerintahan, Prahmawati sebagai Wakil Ketua Bidang Perempuan dan Anak, serta Hariyanto selaku Wakil Ketua Bidang Politik.
Dalam arahannya, Nanang merumuskan enam poin utama sebagai pedoman kerja politik kepengurusan periode 2026–2031. Keenam poin tersebut meliputi menjaga kekompakan, kaderisasi, konsolidasi, disiplin organisasi, hadir di tengah masyarakat, serta kerja nyata.
Kekompakan dan solidaritas antarkader ditekankan sebagai fondasi organisasi. Sementara kaderisasi diarahkan untuk membangun pembinaan yang berkelanjutan guna mencetak kader yang militan dan berkualitas.
Dari sisi konsolidasi, Nanang mendorong penguatan jejaring struktur mulai dari PAC hingga Anak Ranting. Ia juga menekankan pentingnya disiplin organisasi dengan mematuhi aturan serta garis perjuangan partai.
Selain itu, kader didorong untuk menjadikan kehadiran di tengah masyarakat sebagai bagian dari kerja organisasi. Kerja nyata juga menjadi salah satu poin utama dengan orientasi pada aksi konkret yang memberikan dampak bagi masyarakat.
Musran dan Musanran tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan struktur PDI Perjuangan Kecamatan Srono untuk periode 2026–2031. Melalui konsolidasi hingga tingkat ranting dan anak ranting, kepengurusan di Kecamatan Srono menyatakan kesiapan memperkuat koordinasi organisasi dan menjalankan agenda kerja di tengah masyarakat.

















































































