Lampung Tengah, Gesuri.id – Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan Bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Eriko Sotarduga, menginstruksikan seluruh kader di Provinsi Lampung dan Banten untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam dan krisis iklim.
Salah satu langkah konkret yang ditekankan adalah penyediaan tas ransel siaga bencana untuk setiap keluarga.
Langkah preventif ini diambil guna mengantisipasi gejolak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau serta fenomena iklim ekstrem yang kian mengancam.
Baca:
"Kita harus mempersiapkan wilayah Lampung dan Banten terhadap gejolak erupsi Anak Gunung Krakatau. Kita memahami bersama sejarah tahun 1883, saat Gunung Krakatau memuntahkan lahar dengan dampak yang sangat luar biasa," ujar Eriko saat bertemu kader partai di Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah, Minggu (19/7/2026)
Eriko menjelaskan, tas ransel siaga bencana tersebut dirancang agar masyarakat dapat bertahan hidup (survive) secara mandiri pada fase awal pascabencana. Ransel tersebut idealnya berisi kebutuhan darurat, seperti:
- Pakaian dan pakaian dalam
- Dua buah sarung
- Makanan kering
- Obat-obatan pribadi
"Umumnya bantuan itu tidak datang di hari pertama, melainkan hari kedua atau ketiga. Jadi, pada tiga hari pertama itu, setiap orang dan keluarga paling tidak bisa bertahan hidup secara mandiri," jelasnya.
Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
Antisipasi Fenomena Iklim 'Godzilla'
Selain ancaman erupsi, Eriko juga menyoroti risiko kebakaran hutan masif akibat fenomena iklim ekstrem El Nino dan La Nina, yang kerap dijuluki fenomena 'Godzilla'.
Ia mengimbau para kader untuk aktif mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, sekaligus memastikan mitigasi serta pengelolaan sumber air berjalan dengan baik.
Sebagai salah satu lumbung pangan nasional yang menyokong kebutuhan DKI Jakarta dan daerah lain, Lampung diharapkan tidak sampai mengalami kelangkaan pangan akibat perubahan iklim.
Oleh karena itu, DPP PDI Perjuangan menugaskan Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Winarti, beserta seluruh jajaran DPC, fraksi, hingga kader di eksekutif untuk bergerak cepat melakukan tindakan pencegahan.

















































































