Ikuti Kami

Aksi Sigap Kader-Kader Ngawi Bantu Ibunda 'Banteng Lawas'

Menjenguk dan membantu sesama kader beserta keluarganya dianggap sebagai kewajiban moral untuk menjaga ikatan persaudaraan.

Aksi Sigap Kader-Kader Ngawi Bantu Ibunda 'Banteng Lawas'
keluarga besar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi bergerak cepat membantu Mariyatun (64), ibunda dari seorang kader senior (Banteng Lawas) asal Surabaya yang kini tengah menjalani perawatan intensif di RS Geneng, Ngawi - Foto: Web DPD PDI Perjuangan Jatim

Ngawi, Gesuri.id - Solidaritas antar-kader PDI Perjuangan kembali teruji secara nyata di lapangan.

Hal ini dibuktikan saat keluarga besar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi bergerak cepat membantu Mariyatun (64), ibunda dari seorang kader senior (Banteng Lawas) asal Surabaya yang kini tengah menjalani perawatan intensif di RS Geneng, Ngawi.

Mariyatun harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka bakar serius akibat tersiram air panas di kediamannya, Kecamatan Gerih.

Tak Punya BPJS

Kondisi tersebut kian pelik karena diketahui Mariyatun tidak memiliki jaminan BPJS Kesehatan untuk meng-cover biaya pengobatan.

Kabar duka ini dengan cepat menyebar dan langsung direspons oleh jajaran pengurus partai di tingkat kabupaten bersama dengan tim DPR RI Ir Budi Sulistyono (Kanang). Kader-kader partai langsung bergegas menuju rumah sakit untuk menjenguk.

“Begitu menerima informasi, kami langsung bergegas menjenguk Ibu Mariyatun di RS Geneng untuk memastikan kondisinya,” ujar Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Ngawi, Nuzul Hadi Nurrohman, Rabu (1/4/2026).

Nuzul Hadi hadir tidak sendirian. Ia didampingi oleh pengurus lainnya, Inaya Amaliah Salma dan Sri Budi Santoso. Selain memberikan dukungan moral, kehadiran mereka juga membawa bantuan materiil untuk membantu keluarga penyintas.

“Kami menerima informasi bahwa Ibu Mariyatun tidak mengantongi BPJS Kesehatan. Karena itu, kami menyerahkan santunan dengan harapan dapat meringankan beban biaya perawatan dan pengeluaran keluarga selama di rumah sakit,” jelas Hadi.

Gotong Royong

Aksi sigap ini bukan sekadar bantuan sosial biasa, melainkan perwujudan dari prinsip gotong royong yang menjadi napas perjuangan partai.

Menjenguk dan membantu sesama kader beserta keluarganya dianggap sebagai kewajiban moral untuk menjaga ikatan persaudaraan.

“Ini adalah bagian dari upaya kami untuk terus menjalin silaturahmi dan memperkuat solidaritas sesama keluarga besar Banteng. Di mana pun ada kader yang kesulitan, kami sebisa mungkin hadir,” pungkasnya.

Quote