Ikuti Kami

Bupati Malang Sanusi Optimistis Wujudkan SDM Unggul Lewat Penurunan Pengangguran

Penurunan tingkat pengangguran merupakan salah satu prioritas utama pembangunan daerah.

Bupati Malang Sanusi Optimistis Wujudkan SDM Unggul Lewat Penurunan Pengangguran
Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., melaksanakan presentasi dalam rangka Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah dengan fokus pada dimensi penurunan tingkat pengangguran - Foto: Pemkab Malang

Malang, Gesuri.id - Bupati Malang yang juga politisi PDI Perjuangan H. M. Sanusi melaksanakan presentasi dalam rangka Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah dengan fokus pada dimensi penurunan tingkat pengangguran, Rabu (1/4) siang yang bertempat di Ruang T Pringgitan Pendopo Agung Kabupaten Malang yang dilaksanakan secara virtual melalui zoom meeting. 

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Malang untuk memaparkan berbagai capaian, strategi, serta inovasi yang telah dilakukan dalam upaya menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam paparannya, Bupati Malang menyampaikan penurunan tingkat pengangguran merupakan salah satu prioritas utama pembangunan daerah. Berbagai program telah dilaksanakan secara terintegrasi, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia hingga perluasan kesempatan kerja.

“Pemerintah Kabupaten Malang terus berkomitmen menghadirkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kompetensi tenaga kerja agar mampu bersaing di dunia industri,” ujar Bupati Malang.

Dalam paparannya, Bupati Malang menyampaikan bahwa berbagai kegiatan telah dilakukan secara konkret untuk menekan angka pengangguran. Salah satunya melalui pelaksanaan bursa kerja di SMK yang berhasil menempatkan lebih dari 3.000 siswa ke dunia kerja.

Lebih lanjut, Bupati Malang menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama dalam menekan angka pengangguran. Pemerintah Kabupaten Malang menjalin kerja sama dengan Universitas Brawijaya dan Universitas Muhammadiyah Malang dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Penguatan Bursa Kerja Khusus (BKK) di SMK juga terus dilakukan guna memperluas penempatan tenaga kerja. Selain itu, pembentukan Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit menjadi langkah strategis dalam memastikan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja, sekaligus menjaga hubungan industrial yang harmonis serta iklim investasi yang kondusif “Inovasi menjadi ciri khas Kabupaten Malang dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif,” lanjutnya.

Salah satu inovasi unggulan adalah program Difajaya yang memberdayakan penyandang disabilitas melalui pelatihan, layanan khusus, serta platform digital setara. Hingga tahun 2025, tercatat sebanyak 196 penyandang disabilitas telah berhasil bekerja di 34 perusahaan mitra.

Selain itu, pelatihan berkelanjutan juga telah diberikan kepada 76 peserta sepanjang tahun 2024 hingga 2025. Program Difajaya tidak hanya berfokus pada pelatihan, tetapi juga menjadi jembatan inklusivitas yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat secara luas.

Ia juga menambahkan bahwa Kabupaten Malang tidak hanya berfokus pada penurunan angka pengangguran, tetapi juga berupaya membangun masa depan yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.

Melalui presentasi ini, diharapkan capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Malang dalam menurunkan tingkat pengangguran dapat memperoleh apresiasi sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan di masa mendatang.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Tomie Herawanto, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, Ricky Meinardhy, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Yudhi Hindharto serta jajaran Kepala Bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Malang terkait.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan diakhiri dengan sesi tanya jawab serta evaluasi sebagai bagian dari proses penilaian kinerja pemerintah daerah.

Quote