Ikuti Kami

Bamusi Tegaskan Penyaluran Bansos Wujud Kehadiran Politik

Pembagian bansos tersebut dilakukan selama lima hari (16-21 November 2021) di wilayah Jakarta, Bogor dan Tangerang.

Bamusi Tegaskan Penyaluran Bansos Wujud Kehadiran Politik
PP Bamusi bantuan sosial (bansos) sembako untuk yatim piatu di Jakarta, Bogor dan Tangerang.

Jakarta, Gesuri.id - Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) menyebut, program bantuan sosial (bansos) sembako untuk yatim piatu di Jakarta, Bogor dan Tangerang sebagai wujud kehadiran dan kepedulian dalam politik kepada masyarakat.

"Ini tugas ideologis sebagaimana selalu diingatkan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, agar kita selalu menangis dan tertawa bersama rakyat. Meski tidak bisa menjangkau semuanya, tetapi inilah bentuk kepedulian kami dalam berpolitik," kata Komandan Pusat Barisan Serbaguna (Basna) PP Bamusi Yuslistian Imam Taryudi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (23/11).

Baca: Gus Falah: Nyinyiran Fadli & Susi Tak Bermanfaat!

Pembagian bansos yang dilandasi semangat membantu masyarakat pada yayasan di Jabodetabek oleh organisasi sayap PDI Perjuangan tersebut karena saat ini masih banyak yang terkena dampak pandemi COVID-19.

Pembagian bansos tersebut dilakukan selama lima hari (16-21 November 2021) di wilayah Jakarta, Bogor dan Tangerang.

Di Jakarta, bansos diserahkan di Yayasan Panti Asuhan Muhammadiyah-Aisyiyah Rawamangun dan Yayasan Panti Asuhan Hj Ida Thahir Pondok Gede, serta Yayasan Panti Asuhan Siti Waridah Pisangan Jakarta Timur.

Di Bogor, bansos diserahkan di Yayasan Alzyra Byan Farabbi dan Yayasan Syaefudin Zuhry Al Hidayah Arrussy.

Untuk daerah Tangerang, bansos secara simbolis dilakukan di Majelis Talim Attohiriyah dan Yayasan Yasmin Berbagi Amanah di Kecamatan Teluk Naga.

Baca: Gus Falah : Kaum Nasionalis & Santri Sangat Dekat

"Turut hadir menyerahkan bansos Staf Khusus Menteri Sosial yang juga Ketua PP Bamusi Ustadz Faozan Amar," ujar Yudi.

Menurut Yudi, meski saat ini situasi pandemi sudah mulai membaik dan aktivitas masyarakat sudah mulai produktif, tetapi masih banyak kalangan di masyarakat bawah yang membutuhkan sentuhan langsung dalam bentuk bansos.

"Karena itu, kami  berkomitmen untuk bisa memanfaatkan akses guna penyaluran bansos kepada pihak yang paling membutuhkan," katanya tanpa merinci berapa nilai bansos tersebut secara total dalam kegiatan itu.

Quote